Berikut festival budaya akhir Desember yang barangkali bisa Anda kunjungi. (Foto: Ayyappa Giri/Unsplash.com)
Berikut festival budaya akhir Desember yang barangkali bisa Anda kunjungi. (Foto: Ayyappa Giri/Unsplash.com)

Mengenal Budaya pada Festival Bulan Desember

Rona wisata
Dhaifurrakhman Abas • 24 Desember 2018 08:00
Jakarta: Dunia menjadi tempat bersatunya ragam budaya. Sebagai bangsa yang baik, tentu kita dianjurkan untuk saling menjaga satu sama lainnya, agar tercipta persatuan dan kesatuan. 
 
Menjaga persatuan bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya dengan memelajari dan memahami budaya bangsa lainnya.
 
Tidak harus melalui buku teks. Anda juga bisa memelajari ragam budaya itu dengan mengikuti serangkaian acara seru yang diadakan di bulan Desember.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penasaran? Berikut festival budaya akhir Desember yang barangkali bisa Anda kunjungi.
 
1. Wonderfruit, Thailand
Mari kita beranjak ke Provinsi Chonburi di Thailand. Di sini festival budaya yang diadakan bernama Wonderfruit. 
 
Diadakan pada 13-16 Desember, para tamu yang datang ke Wonderfruit akan disuguhkan serangkaian acara yang menyenangkan. Ada konser musik, tari, seni arsitektur, makanan, kesehatan, kamp, dan banyak lagi. 
 
Festival ini benar-benar merupakan pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin memperdalam pengetahuan. Tentunya dengan cara yang sangat seru dan menyenangkan.
 
(Baca juga: Para Penjaga Budaya)
 
2. Festival Hornbill, Kisama, India
Festival Hornbil merupakan salah satu acara kebanggaan di India. Selalu berhasil menarik banyak pengunjung dari seluruh dunia. 
 
Festival Hornbil ini diadakan untuk merayakan kondisi Nagaland yang kaya budaya. Sejak dimulai tahun 2000, perayaan ini selalu dihadiri suku utama Nagaland berikut pameran kerajinan suku setempat.
 
Untuk menikmati festival Hornbill, Anda bisa mengunjungi Naga Heritage Village pada minggu awal Desember.
 
2. Els Enfarinats, Ibi, Spanyol
Jika Anda suka festival liar dan memacu adrenalin, maka tak ada salahnya mendatangi Kota Ibi di Spanyol. Sebab, kota ini akan berubah menjadi zona pertempuran pada 28 Desember.
 
Para peserta akan berkumpul di dekat balai kota sambil membawa tepung dan telur sebagai senjata. Ceritanya, peserta ini memprotes penegakan hukum yang aneh di kota mereka.
 
Kemudian, kelompok berpakaian militer datang untuk memulihkan ketertiban dari kubu yang ingin menggulingkan tiran. Sehingga terjadi pertempuran telur dan tepung antara laki-laki dengan seragam militer tiruan. 
 
Tentu saja, semua ini dilakukan untuk bersenang-senang. Dan, semua uang yang terkumpul dari festival ini disumbangkan untuk amal.
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif