Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Suplementasi Gizi Lokal untuk Anak Indonesia selama Pandemi Covid-19

Rona tumbuh kembang anak
Kumara Anggita • 10 Juli 2020 09:10
Jakarta: Pandemi Covid-19 tak hanya bikin kita paranoia, namun juga memengaruhi isu nutrisi di Indonesia. Terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.
 
Oleh karena itu, Indonesia kali ini berusaha untuk mengatasi permasalahan ini dengan membuat suplementasi gizi.
 
Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) 2019 menunjukkan sebesar 27,67%, atau dapat dikatakan setiap 10 anak ada 3 di antaranya yang mengalami stunting. Angka tersebut tentunya masih di atas yang disyaratkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni minimal 20%.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan adanya Covid-19, anak-anak yang menderita kurang gizi di Indonesia ini berpotensi semakin meningkat. Danone Indonesia bersama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan kolaborasi riset dan teknologi, untuk memproduksi produk suplementasi gizi yang bernama “AITAMIE” dan “PROBARZ”.
 
Kedua produk makanan ini terfortifikasi dari sumber daya, dan diproduksi secara lokal. Dengan tujuan untuk membantu meningkatkan asupan gizi keluarga kurang mampu, terutama anak-anak pada fase pemulihan pandemi.
 
“Di masa pandemi Covid-19, dengan keyakinan yang kuat pada kekuatan sains dan nutrisi untuk membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat, Danone SN bekerja sama dengan berbagai pihak melakukan inisiatif untuk menyediakan akses nutrisi bagi mereka yang membutuhkan," ujar Arif Mujahidin, Corporate Communication Director Danone Indonesia.
 
"Salah satunya, berkolaborasi dengan LIPI memproduksi dan mendonasikan produk nutrisi yang berkualitas dan berbasis sains yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” sambungnya.
 
Lebih lanjut Arif Mujahidin mengungkapkan pihaknya mendukung langkah LIPI dalam mengkontribusikan kepakaran dan keilmuan, untuk bersama-sama menghadapi dan menangani dampak pandemi ini.
 
“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai upaya gotong royong antar pemangku kepentingan di Indonesia dalam penanganan permasalahan gizi di tengah masa pandemi ini. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut agar bisa memberikan manfaat kepada lebih banyak pihak,” lanjutnya.
 
Sementara itu, Dr. Ainia Herminiati, ST., M.Si., Peneliti Madya Bidang Kepakaran Pangan dan Gizi, Pusat Penelitian Teknologi Tepat Guna (P2TTG), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI),  berpendapat terkait suplementasi gizi “AITAMIE” dan “PROBARZ”.
 
Bberdasarkan riset dan teknologi, kedua produk ini diperuntukkan bagi anak-anak berusia di atas satu tahun. Hal itu demi kebutuhan gizi mereka dapat terpenuhi.

Apa itu PROBARZ dan AITAMIE?

Probarz di sini merupakan produk makanan jenis snack bar yang terbuat dari pisang, susu, telur, dan bahan-bahan bebas gluten. Dengan diformulasikan khusus sesuai dengan kebutuhan yang direkomendasikan untuk anak-anak, agar dapat memenuhi kebutuhan nutrisi selama bencana seperti pandemi covid-19.
 
Sedangkan, AITAMIE merupakan produk makanan yang mengandung serat dan protein yang tinggi, mengandung beta karoten, bebas bahan pengawet, dan tanpa pewarna sintetis. Selain itu terbuat dari komoditas lokal berkualitas tinggi. Seperti tepung jagung olahan, tepung mocaf, tepung tempe dan tepung beras.
 
AITAMIE ini juga cocok untuk anak-anak yang menghindari makanan yang mengandung gluten karena produk ini bebas gluten.
 
Hendro Utomo, Pendiri Foodbank of Indonesia mengatakan bahwa dengan adanya bantuan produk suplementasi gizi yang berbasis pangan lokal hasil dari hasil kolaborasi Danone SN dan LIPI ini, diharapkan dapat memunculkan harapan baru bagi kelompok masyarakat yang rentan yaitu anak-anak, dalam menghadapi wabah ini. Bantuan ini juga sekaligus membuka akses pangan melalui diversifikasi sebagai upaya pencegahan penularan covid-19 di Indonesia.
 
(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif