Nonton Film Kartun Saat Radioterapi Dapat Minimalisir Trauma
(Foto: The Health Site)
medcom.id, Jakarta: Sebuah studi menyebutkan bahwa menonton film kartun seperti Sponge Bob, Cars, atau Barbie  selama sesi radioterapi dapat meminimalisir traumatik pada anak jika dibandingkan dengan pemberian obat anastesi. 

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa kebiasaan tersebut dapat mempercepat pengobatan sehingga biaya yang dikeluarkan lebih sedikit. 

Terdapat sekitar 215 ribu kasus baru pada kelompok anak berusia di bawah 15 tahun setiap tahunnya. Seperenam dari mereka memerlukan perawatan radioterapi untuk mengobati tumor otak atau tumor ganas pada jaringan ikat dan non-epitel lainnya. 


"Radioterapi bisa sangat menakutkan pada anak-anak dimana terdapat ruangan besar yang berisi banyak mesin dan suara asing, apalagi mereka sendirian," tukas Catia Aguas, terapis radiasi dan dosimetri di Cliniques Universitaires Saint Luc, Belgia.

Ia menjelaskan, sebelum melakukan radioterapi, anak-anak akan melalui beberapa tes dan pengobatan yang beberapa diantaranya menyakitkan sehingga saat menjalani radioterapi mereka akan merasa takut atau tak percaya diri. 

Oleh karena itu, selain untuk menghindari risiko akibat penharuh anestesi, anak-anak dipersilahkan menonton kartun selama 15-20 menit sebelum menjalani perawatan yang memakan waktu satu jam tersebut. 

Menurut para peneliti, kegiatan menonton tersebut juga membuat anak lebih koorperatif karena merasa lebih santai dan tidak terlalu cemas. Peengobatan radioterapi sendiri umunya dilakukan setiap hari, kecuali akhir pekan, selama empat hingga enam minggu. 

"Anak-anak hanya boleh diam selama pengobatan, artinya mereka diberikan anestesi umum dan puasa (perut kosong) enam jam sebelum melakukan radioterapi," tambah Aguas. 



(DEV)