Survei: Orang Tua Lebih Cemaskan Kesehatan Mata Anak Ketimbang Kesehatan Fisik

Sri Yanti Nainggolan 31 Oktober 2018 08:49 WIB
survei
Survei: Orang Tua Lebih Cemaskan Kesehatan Mata Anak Ketimbang Kesehatan Fisik
Sebuah survei yang dilakukan oleh ResearchNow menemukan bahwa hampir dua pertiga orang tua khawatir tentang pengelihatan anak. (Foto: Dok. Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan)
Jakarta: Sebuah survei yang dilakukan oleh ResearchNow menemukan bahwa hampir dua pertiga orang tua khawatir anak mereka akan membutuhkan bantuan penglihatan di masa depan.

Survei tersebut dilakukan pada tahun 2017 dengan melibatkan 8.000 orang dewasa dari 11 negara: Tiongkok, Republik Ceko, Prancis, Jerman, Indonesia, Polandia, Spanyol, Swedia, Thailand, Turki, dan Amerika Serikat.

"Sebanyak 52 persen orang tua khawatir dengan penglihatan anak mereka, jika anak butuh kacamata," terang Lea Indra selaku Head of Integrated Communications Signify Indonesia dalam acara Pengenalan Teknologi Interlaced Optics, Selasa 30 Oktober 2018.


Lebih detail, ia mengungkapkan lima kekhawatiran lainnya yaitu kinerja sekolah (51 persen), tingkat stres dan kesehatan mental (51 persen), pola tidur (49 persen), berat badan (46 persen), dan tingkat kebugaran (43 persen).

Di satu sisi, para responden menyadari bahwa anak-anak mereka memang banyak menghabiskan waktu dengan gawai dalam keseharian. 
 
(Baca juga: Dua Gangguan Mata yang Paling Sering Dialami)

Hampir setengah dari anak-anak menghabiskan lebih dari tiga jam sehari di depan layar elektronik. Umumnya, benda-benda tersebut adalah ponsel, tablet, komputer, atau TV.

Ketika dibedah lebih dalam ternyata 50 persen anak-anak menghabiskan waktu dengan gawai selama 1-2 jam per hari. Sementara 27 persen anak menghabiskan 3-4 jam, 13 persen selama 5-6 jam, dan 6 persen lebih dari 6 jam. Hanya 4 persen orang tua yang merasa anak mereka menghabiskan waktu di bawah satu jam menatap layar.

Survei tersebut juga menyebutkan bahwa orang tua melakukan beberapa upaya untuk bisa menjaga kesehatan mata anak-anak mereka. Tiga perempat responden percaya bahwa membatasi waktu menatap layar dapat membantu mencegah rabun jauh. Sementara, 51 persen yakin pola makan sehat membuat mata tetap prima.

Trik lain adalah mengajak anak bermain di luar ruang dengan durasi minimal 40 menit (50 persen) dan membatasi waktu membaca (24 persen).





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id