Ketahui Dampak Buruk Diet Tinggi Protein dan Rendah Karbohidrat

Raka Lestari 11 Oktober 2018 12:40 WIB
diet
Ketahui Dampak Buruk Diet Tinggi Protein dan Rendah Karbohidrat
(Foto: Dlife)
Jakarta: Berbagai macam diet memiliki keunggulan masing-masing. Saat ini, diet tinggi protein paling banyak peminatnya. Atkins Diet atau The Dukan Diet atau The Protein Power Diet adalah contoh dari beberapa diet protein tinggi yang sangat populer.

Namun, bukan berarti tanpa risiko karena umunya diet ini mengurangi asupan karbohidrat. 

Penelitian yang dipublikasikan Lancet Public Health menunjukkan bahwa diet rendah karbohidrat dapat meningkatkan risiko kematian. 


Selain itu, ada beberapa risiko kesehatan yang terkait dengan diet protein tinggi karena diet yang ideal adalah yang harus menjaga keseimbangan yang baik antara karbohidrat, protein dan nutrisi lainnya. Bagaimanapun, baik karbohidrat dan protein memiliki peran tersendiri bagi tubuh.

Dikutip dari The Health Site, pembatasan karbohidrat dapat menyebabkan konstipasi, kekurangan vitamin B dan E, Irited Bowel Syndrome (IBS) dan bahkan kanker usus besar.

Biasanya diet protein tinggi menyarankan seseorang untuk makan lebih banyak daging, ayam dan telur yang dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol, yang pada gilirannya juga dapat menyebabkan kerusakan pada organ internal.

Menurut Dr Deepak Chaturvedi, dari AMAAYA Antiageing & Wellness Clinic menjelaskan bahwa diet protein tinggi juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan, perut kembung, dan hyperacidity. 

Gagal ginjal juga umum terjadi pada orang-orang yang mengikuti diet semacam ini. Diet protein tinggi juga dapat menyebabkan masalah pada kesehatan seksual Anda dan menurunkan libido. Diet tinggi protein akan menyebabkan tubuh Anda untuk memproses lebih banyak kalsium.

Ini berarti bahwa tubuh Anda dapat kekurangan kalsium yang memperkuat tulang yang pada akhirnya dapat menyebabkan osteoporosis.



(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id