NEWSTICKER
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Respons Pemerintah terkait Jumlah Pasien Covid-19 Bertambah

Rona covid-19
Sunnaholomi Halakrispen • 20 Maret 2020 13:30
Jakarta: Jumlah kasus positif covid-19 (new coronavirus) di Indonesia kian hari semakin bertambah. Pemerintah pun memberikan respons terkait jumlah yang bertambah tersebut.
 
"Jumlah pasien positif ini bentuk dari keberhasilan pemerintah dan banyak pihak yang mencari dari contact tracing," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam Prime Talk Metro TV.
 
Yuri, sapaannya, menekankan bahwa dengan ditemukannya mereka yang positif, maka bisa segera diisolasi. Oleh karena itu, kata Yuri, contact tracing diyakini sebagai kekuatan utama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini membutuhkan peran dari masyarakat. Meyakinkan kita bahwa di beberapa hari ke depan, lonjakan kasus itu akan menjadi semakin banyak," paparnya.
 
Menurutnya, contact tracing masih efektif dibandingkan jika orang tidak terdeteksi. Bukan sekedar mencari siapa saja pasien positif, tetapi contact tracing juga dinilai bisa mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri mereka.
 
"Sehingga menjadi bagian, banyak sekali kasus volunteer mendengar pernah kontak dengan pasien positif lalu datang ke fasilitas kesehatan. Banyak masyarakat yang menyadari kemungkinan dia tertular," jelasnya.
 
Lantaran pentingnya mendeteksi pasien positif covid-19, Yuri menyatakan bahwa pemerintah daerah harus ikut ambil andil. Wabah pandemi global kali ini tidak hanya membutuhkan peran pemerintah pusat, tapi juga pemerintah daerah.
 
"Ini jadi kewajiban daerah untuk membuka tracing tempat-tempat. Ini kan ada otonomi, ada pekerjaan-pekerjaan yang didelegasikan ke pemerintah daerah. Tidak semuanya harus dikerjakan oleh pemerintah pusat," tandasnya.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif