Fakta tentang Cegukan Tiada Henti (Foto: ist)
Fakta tentang Cegukan Tiada Henti (Foto: ist)

Fakta tentang Cegukan Tiada Henti

Rona kesehatan
Sunnaholomi Halakrispen • 20 April 2019 17:15
Jakarta: Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno sempat tidak hadir dalam deklarasi politik yang dilakukan timnya, karena Sandi mengalami cegukan tiada henti. Bagi Anda yang mengalami hal sama, waspadalah jika berniat tidak mempedulikannya.
 
Sebab, jika dibiarkan terus menerus, penyakit cegukan Anda akan semakin parah. Sementara itu, ketahuilah fakta-fakta tentang cegukan. Beberapa di antaranya yang dipaparkan oleh dr. Gia Pratama kepada Medcom.id.
 
Fakta pertama, cegukan merupakan gerakan reflek bawah sadar melalui otot diafragma. Gerakan ini tidak bisa kita kendalikan dengan sengaja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Otot diafragma itu otot pembatas rongga dada dan rongga perut," ujar dr. Gia kepada Medcom.id di Jakarta, Sabtu, 20 April 2019.
 
Otot diafragma berperan penting dalam pernafasan manusia. Otot ini memungkinkan rongga dada membesar sehingga paru-paru bisa menarik oksigen untuk selanjutnya oksigen tersebut masuk ke tubuh dalam tarikan nafas.
 
"Tarikan kuat reflek otot diafragma diikuti gerakan menutup oleh otot pita suara kita, sehingga menimbulkan bunyi khas, 'hik'. Makanya cegukan dalam bahasa inggris disebut hicc up," paparnya.
 
Fakta kedua, cegukan yang terjadi hingga berhari-hari tanpa penanganan, tergolong sebagai cegukan yang berbahaya. Misalnya, cegukan berlangsung selama lebih dari 48 jam yang disebut dengan cegukan kronis.
 
Efeknya, berisiko pada kualitas tubuh Anda. Ada rasa mudah lelah, nafsu makan yang berkurang, dehidrasi, dada terasa sakit atau sesak, hingga terjadi gangguan tidur pada malam hari.
 
Ketahuilah penyebab cegukan tersebut dengan seksama. Tidak hanya ada satu, kata dr. Gia, tetapi ada banyak hal yang bisa menyebabkan cegukan tiada henti.
 
"Penyebabnya bisa macam-macam. Pertama, karena terlalu banyak menelan udara. Kedua, lambung yang sedang memproduksi asam berlebih," tuturnya.
 
Bisa juga karena makan yang terburu-buru, tertawa yang berlebihan, atau stres. Kemudian, karena mengonsumsi makanan dan minuman bersoda sewaktu tubuh Anda tidak cocok menerimanya.
 
Untuk menghentikan cegukan mungkin Anda memilih untuk tidak berbicara kepada orang di sekitar Anda. Selanjutnya, Anda merasa bahwa cara tersebut tidak efektif karena masih saja ada cegukan.
 
dr. Gia menjelaskan, sebenernya tidak diperlukan penanganan khusus ketika terjadi cegukan. Sebab, bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika cegukan tidak juga hilang dalam waktu cukup lama misalnya dalam dua hari, banyak upaya yang bisa dilakukan.
 
"Contohnya,  meminum segelas air hangat, secara pelan-pelan diminum tujuh tegukan sekaligus tanpa berhenti. Ini sering kali berhasil. Kalau belum ya bisa dengan obat-obatan," pungkasnya.
 

 
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif