Ilustrasi--Pexels
Ilustrasi--Pexels

Mitos Seputar Penuaan dan Bobot Tubuh

Rona tips kesehatan
Anda Nurlaila • 11 September 2019 16:10
Jakarta: Penuaan adalah sebuah kepastian bagi setiap orang. Seiring bertambahnya usia, banyak perubahan terjadi pada tubuh, termasuk penambahan berat badan.
 
Saat menua, Anda tetap bisa memiliki penampilan tubuh yang sehat, ideal dan tetap kuat menjalani aktivitas. WebMD menulis beberapa fakta dan mitos mengenai penuaan, bobot tubuh serta cara mengatasinya.
 
Tubuh kurus lebih baik saat menua

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah. Hal yang utama adalah tetap sehat dan kuat berapa pun usia Anda. Untuk orang dewasa yang lebih tua,  yang terpenting adalah seberapa aktif Anda sehingga Anda dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Meskipun menjaga berat badan baik, menyadari dan bahwa bobot tubuh  otot dan lemak yang juga penting. Bicarakan dengan dokter untuk memastikan bahwa Anda memiliki berat badan yang sesuai dengan usia dan aktivitas.
 
Metabolisme mulai melambat
 
Benar. Sebenarnya metabolisme mulai mengalami melambat di usia 20-tahunan. Saat itu Anda membakar sekitar 150 kalori lebih sedikit per hari. Alasannya, tubuh mulai mengubah komposisinya, terutama jika Anda tidak aktif dengan menyimpan lebih banyak lemak daripada otot.  Otot membakar lebih banyak kalori daripada lemak, jadi jika Anda membiarkan otot tidak terlatih, Anda tidak dapat membakar lemak sebanyak dulu.
 
Berat badan pasti bertambah
 
Salah. Anda bisa menjaga berat badan tetap stabil seiring bertambahnya usia. Memang semakin sulit menjaga bobot tetap ideal, tapi tetap memungkinkan. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memiliki berat badan yang sehat. Antara lain mengurangi porsi makan, memiliki waktu meditasi serta rutin berolahraga. Usia yang bertambah tidak harus sama dengan penambahan berat badan ekstrem.
 
Terlalu banyak makan alasan penambahan berat
 
Salah. Penuaan mengubah tubuh dan menjadikan metabolisme Anda melambat. Anda harus bekerja lebih keras untuk menjaga massa otot. Jadi, bahkan jika Anda makan persis seperti yang Anda lakukan ketika masih muda, Anda akan lebih mudah menumpuk lemak daripada dulu. Makanan masih penting namun bukan satu-satunya hal yang mengubah angka pada timbangan.
 
Menopause membuat wanita makin gemuk
 
Salah. Menopause adalah ketika seorang wanita berhenti mengalami menstruasi yang terjadi di usia rata-rata 51 tahun. Pada sekitar usia ini, banyak pria maupun wanita yang mengalami penambahan bobot. Alasan terbesar untuk kelebihan berat badan adalah metabolisme lebih lambat dan massa otot yang lebih sedikit, bukan menopause. Olahraga masih dapat membantu meluruhkan lemak!
 
Kalori yang dibutuhkan setelah usia 50 tahun
 
Wanita membutuhkan 1.800 hingga 200 kalori setiap hari dan pria 2000 hingga 2200 kalori pada usia berapa pun, tergantung seberapa aktif Anda. Mereka yang tergolong "cukup aktif" yakni yang berjalan  2,5 hingga 5 kilometer dengan kecepatan 6-7 kilometer per jam. Sementara yang "aktif" berjalan lebih dari 5 kilometer dengan kecepatan yang sama.
 
Penyebab penambahan otot saat menua
 
Kehilangan otot atau sarkopenia terjadi seiring bertambahnya usia. Cara mengatasinya adalah olahraga dan makan nutrisi yang tepat. Latihan angkat beban, band resistensi, atau mengangkat berat badan sendiri dengan gerakan push-up, yoga, squat dan gerakan dasar lainnya dapat mengurangi penurunan massa otot. Lakukan latihan bersama pelatih bersertifikat agar Anda melakukan gerakannya dengan benar.
 
Selera makan memudar
 
Benar. Sebagian orang dewasa yang berusia lebih tua mengaku mulai mengalami kehilangan nafsu makan. Hal itu sebagian disebabkan indra pengecap dan penciuman yang tidak seperti dulu. Makanan lezat bernutrisi dan makan bersama keluarga dan teman dapat membantu memperbaiki selera makan.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif