WHO memberikan rekomendasi untuk kelompok yang berisiko terinfeksi. Berikut selengkapnya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
WHO memberikan rekomendasi untuk kelompok yang berisiko terinfeksi. Berikut selengkapnya. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Rekomendasi WHO untuk Kurangi Penularan Virus Korona dari Hewan ke Manusia

Rona virus korona Coronavirus virus corona
Raka Lestari • 27 Januari 2020 20:35
Jakarta: Pada tanggal 31 Desember 2019, WHO mendapatkan informasi mengenai kasus pneumonia yang penyebabnya tidak diketahui terdeteksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei Tiongkok.
 
Barulah pada tanggal 7 Januari Novel coronavirus (2019-nCoV) diidentifikasi sebagai virus penyebab oleh otoritas Tiongkok. Investigasi sedang dilakukan untuk mengevaluasi sumber wabah, cara penularan dan tingkat infeksi.
 
Bukti yang tersedia tentang virus 2019-nCoV memiliki kemiripan dengan coronavirus lain (MERS-CoV dan SARS-CoV) dan virus pernapasan lainnya (misal Flu burung) menunjukkan bahwa mungkin ada penularan zoonotik yang terkait dengan 2019-nCoV.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan kejadian dari kasus serupa, WHO memberikan rekomendasi umum untuk mencegah penularan dari hewan ke manusia sebagai berikut:
 
1. Sebagai tindakan pencegahan umum, WHO merekomendasikan bagi mereka yang  mengunjungi pasar hewan hidup, pasar basah atau pasar produk hewan, sebaiknya melakukan tindakan kebersihan umum, seperti mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan air setelah menyentuh hewan dan produk hewan.
 
Selain itu hindari menyentuh mata, hidung atau mulut dengan tangan, dan hindari kontak dengan hewan sakit atau hewan yang produk hewan yang sudah kedaluwarsa.
 
2. Kontak apapun dengan hewan yang ada di pasar seperti (kucing dan anjing liar, tikus, burung, kelelawar) harus benar-benar dihindari. Perhatian juga harus dilakukan dengan menghindari kontak dengan kotoran hewan atau cairan yang berpotensi terkontaminasi dengan tanah.
 
3. Konsumsi produk hewan yang masih mentah atau setengah matang sebaiknya dihindari. Daging mentah, susu atau organ tubuh hewan sebaiknya dibersihkan dengan baik untuk menghindari kontaminasi silang dengan makanan mentah, sesuai dengan standar keamanan pangan yang baik.

Rekomendasi untuk kelompok yang berisiko terinfeksi:

1. Sampai saat ini, orang dengan kondisi medis yang mendasarinya dianggap berisiko lebih tinggi terkena penyakit tersebut.
 
Oleh karena itu, individu dengan kondisi medis yang mendasarinya harus menghindari kontak dengan pasar hewan hidup, hewan liar dan hewan liar, tidak boleh makan daging hewan mentah. Hal ini juga berlaku pada wisatawan dengan kondis medis yang mendasarinya.
 
2. Pekerja rumah jagal, dokter hewan yang bertanggung jawab atas pemeriksaan hewan dan makanan di pasar, pekerja pasar, dan mereka yang menangani hewan hidup dan produk hewan harus mempraktikkan kebersihan pribadi yang baik, termasuk sering mencuci tangan setelah menyentuh hewan dan produk hewan. Mereka juga harus menggunakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD).
 
3. Peralatan dan stasiun kerja harus sering didesinfeksi, setidaknya sekali sehari. Pakaian pelindung harus dilepas setelah bekerja dan dicuci setiap hari.
 
Pekerja harus menghindari memaparkan anggota keluarga pada pakaian kerja kotor, sepatu, atau barang lain yang mungkin bersentuhan dengan bahan yang berpotensi terkontaminasi. Oleh karena itu disarankan agar pakaian dan barang pelindung tetap berada di tempat kerja untuk dicuci setiap hari.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif