Daging sapi sendiri dapat memicu beberapa penyakit. (Foto Ilustrasi: Rawpixel/Unsplash.com)
Daging sapi sendiri dapat memicu beberapa penyakit. (Foto Ilustrasi: Rawpixel/Unsplash.com)

Makan Daging Sapi Bisa Merusak Alam?

Rona kesehatan
Kumara Anggita • 20 Januari 2019 15:27
Jakarta: Ketika sapi dipotong, ia akan mengelurakan emisi yang besar pada lingkungan. Emisi ini dapat memberikan dampak buruk bagi kelangsungan planet bumi. Saat ini, dunia berusaha mencari cara agar dapat menjembatani kesehatan manusia dengan lingkungan.
 
Komisionaris Pangan Lancet, Dr.dr. Rina Agustina, Msc menyatakan bahwa emisi yang keluar dari pemotongan daging sapi 40 kali lipat lebih banyak dari sumber pangan lainnya. 
 
"Mereka mengeluarkan limbah, tulang, air, dan emisi. Nitrogen 10 kali lipat dari komoditi lainnya, fosfor juga lebih banyak," tuturnya di Jakarta, Jumat, 18 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Walaupun konsumsi daging sapi paling besar di negara Amerika dan Australia, Dr. Rini tetap menganjurkan agar Anda yang sebelumnya sering makan daging sapi untuk mengurangi. Hal ini karena, daging sapi sendiri dapat memicu beberapa penyakit.
 
"Konsumsi daging merah di Asia sangat rendah. Ini adalah isu negara kaya. Amerika konsumsi daging merahnya 10 kali lipat dibandingkan dengan negara lain," tuturnya.
 
Zat-zat yang ada di daging merah sesungguhnya bida ditemukan di daging putih dan beberapa makanan nabati. Namun, Dr. Rini menganjurkan agar anak-anak dan remaja tidak menghentikan konsumsi daging sama sekali. Semua harus pada level moderat. 
 
"Daging merah bisa diganti dengan daging putih seperti ikan, seafood, ayam. Bisa juga dari soya," tuturnya.
 
Dengan solusi ini, manusia modern diharapkan bisa makan dengan tepat sehingga memiliki tubuh yang sehat. Selain itu, global warming juga bisa menurun setidaknya dua persen. 
 
Sarapan Tepat Aktivitas Lancar

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi