Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Gejala dan Cara Mengatasi Mata Kering

Rona kesehatan mata
Raka Lestari • 28 November 2019 18:27
Jakarta: Indonesia sebagai negara beriklim tropis rentan dengan perubahan cuaca yang terkadang cukup ekstrem. Cuaca yang panas berangin, debu, ditambah tingkat polusi asap kendaraan yang cukup tinggi di Indonesia membuat mata terkadang menjadi rentan terkena iritasi ataupun gangguan mata lainnya.
 
Selain itu, tren penggunaan gadget yang menuntut mata untuk selalu berhadapan terus menerus menatap layar, terkadang bisa menyebabkan gangguan mata kering dikarenakan kurang pelumas.
 
“Masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami mata kering, yaitu keadaan di mana mata tidak mendapatkan pelumasan yang memadai dari air mata sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman,” ujar  dr. Iva Yulia, Sp.M., seorang dokter spesialis mata, dalam acara peluncuran Rohto DryFresh dan Rohto V-Extra, di Cimahi, Jawa Barat, Kamis, 28 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gejala dan Cara Mengatasi Mata Kering
Acara peluncuran Rohto DryFresh dan Rohto V-Extra, di Cimahi, Jawa Barat. (Foto: Raka/Medcom.id)
 
Menurut dr. Iva, gejala mata kering di antaranya adalah mata terasa perih, pedas, dan pegal. Kondisi ini jika dibiarkan tentu dapat mengganggu kenyamanan dan produktivitas kerja, sehingga penanganan mata kering memang diperlukan segera.
 
Lebih lanjut, dr. Iva, menuturkan, penyebab mata kering terdiri dari tiga faktor. Yaitu penguapan berlebih dari air mata, produksi air mata yang menurun, dan ketidakseimbangan dari air mata itu sendiri.
 
“Kebiasaan mata yang terpapar AC atau merokok bisa menyebabkan refleks mengedip berkurang. Kebiasaan mengedip yang berkurang itulah yang bisa merangsang penguapan berlebih pada mata,” ujar dr. Iva.
 
Selain itu, faktor usia juga memengaruhi produksi air mata. Pada saat seseorang berusia 40 - 50 tahun biasanya produksi air mata akan berkurang atau kondisi wanita yang menopause juga bisa membuat produksi air mata berkurang.
 
Namun saat ini, mata kering tidak hanya dialami oleh mereka yang berusia lanjut saja, tetapi anak-anak muda pun bisa mengalaminya. Itu disebabkan karena gaya hidup yang dekat dengan gadget atau barang-barang elektronik.
 
“Untuk mengatasinya, setelah menggunakan gadget atau laptop selama satu jam usahakan untuk mengistirahatkan mata selama tiga menit. Atau dengan rule of twenty, yaitu setiap 20 menit menggunakan gadget harus beristirahat selama 20 detik dan membiarkan mata untuk melihat objek yang sejauh 20 feet atau sekitar enam meter,” tutup dr. Iva.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif