Apakah pasien diabetes tidak boleh mengonsumsi nasi? Berikut informasinya. (Foto: Pexels.com)
Apakah pasien diabetes tidak boleh mengonsumsi nasi? Berikut informasinya. (Foto: Pexels.com)

Apakah Pasien Diabetes Tidak Boleh Mengonsumsi Nasi?

Rona diabetes
Raka Lestari • 11 November 2019 20:36
Jakarta: Nasi merupakan makanan pokok yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Beberapa orang terkadang merasa belum makan jika belum mengonsumsi nasi. Namun beberapa kondisi kesehatan terkadang disarankan untuk tidak mengonsumsi nasi, salah satunya adalah kondisi diabetes.
 
Banyak orang yang menganggap bahwa pasien diabetes tidak boleh mengonsumsi nasi karena bisa membuat diabetesnya menjadi bertambah parah.
 
Dr. Aris Wibudi Sp.PD-KEMD, Ketua Umum PEDI (Perhimpunan Edukasi Diabetes Indonesia), menjelaskan “Sebenarnya bukan karena makan nasi ya, tetapi kandungan karbohidratnya bagaimana? Apakah yang dikonsumsi karbohidrat kompleks atau tidak?" ujar dr. Aris, dalam acara konferensi pers dengan tema ‘Diabetes, Your Type’ di kawasan Jakarta Pusat, Senin, 11 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semakin kompleks karbohidrat yang dikonsumsi, maka tidak akan membuat gula darah mudah naik. Jika yang dikonsumsi karbohidrat sederhana, semakin melonjak gula darahnya,” tambah dr. Aris lagi.
 
Ia mencontohkan beberapa jenis karbohidrat sederhana di antaranya adalah gula pasir, gula baru, gula aren. “Jadi sebaiknya dicek terlebih dahulu gula darahnya, sebelum mengonsumsi karbohidrat dan setelah mengonsumsi. Dan sebenarnya boleh-boleh saja mengonsumsi karbohidrat seperti nasi, tetapi memang tidak banyak,” ujarnya.
 
Ia juga menegaskan informasi yang selama ini berkembang bahwa nasi putih dapat memperparah kondisi pasien diabetes.
 
Apakah Pasien Diabetes Tidak Boleh Mengonsumsi Nasi?
(Dr. Aris Wibudi Sp.PD-KEMD, Ketua Umum PEDI (Perhimpunan Edukasi Diabetes Indonesia) dalam acara konferensi pers dengan tema ‘Diabetes, Your Type’ di kawasan Jakarta Pusat, Senin, 11 November 2019. Foto: Dok. Medcom.id/Raka Lestari)
 
“Tidak ada nasi yang berbahaya untuk diabetes, tetapi nasi yang berlebihan bisa meningkatkan gula darah terutama pada pasien diabetes."
 
"Pada dasarnya semua nasi sama, baik itu nasi merah, nasi putih, atau nasi hitam. Hal yang terpenting adalah semakin banyak jumlah yang dikonsumsi, semakin tinggi juga kenaikan gula darahnya.”

Pengaturan makan

Menurut dr. Aris, jika seorang penderita diabetes sebaiknya melakukan pengaturan pada makanannya. “Secara umum, kandungan karbohidrat seperti nasi atau kentang itu sebaiknya hanya seperempat porsi, proteinnya juga seperempat, dan sayur setengah porsi dalam makanan.” Sehingga menurut dr. Aris, penderita diabetes bisa tetap makan apapun selama porsi makanannya diperhatikan.
 
Selain nasi putih, beberapa orang juga percaya bahwa mengonsumsi nasi yang sudah dingin lebih baik untuk penderita diabetes.
 
“Mungkin benar, tetapi kebetulan penelitian yang pernah dilakukan waktu itu dengan menggunakan kentang. Jadi, kentang yang sudah siap dimakan kemudian dimasukkan ke dalam kulkas dan ketika dipanaskan keesokan hari memiliki kandungan gula yang lebih rendah, belum ada penelitian mengenai nasi,” tutupnya.
 
Namun dr. Aris menambahkan, “Tetapi itu semua tidak bisa disamakan. Kentang mungkin memang sudah ada penelitiannya, tapi kalau makan dalam jumlah banyak ya tetap naik gula darahnya. Jadi prinsip bagi penderita diabetes itu bisa tetap makan enak, tetapi komposisinya harus diatur,” tutupnya.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif