ASEAN Federation Cardiology Congress akan kembali digelar di di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, 19-22 September 2019. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
ASEAN Federation Cardiology Congress akan kembali digelar di di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, 19-22 September 2019. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

ASEAN Federation Cardiology Congress akan Kembali Digelar

Rona penyakit jantung ASEAN Federation Cardiology Congress
Yatin Suleha • 11 September 2019 20:02
Jakarta: Penyakit jantung masih menduduki penyebab kematian tertinggi. Data dari World Health Organization (WHO) tahun 2012 menunjukkan 17,5 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit kardiovaskuler atau 31 persen dari 56,5 juta kematian di seluruh dunia.
 
Dan berdekatan dengan hari Jantung Sedunia yang jatuh pada tanggal 29 September, PERKI atau Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Indonesian Heart Association) menyelenggarakan ASEAN Federation Cardiology Congress, yang akan diadakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Acara tersebut akan digelar selama empat hari, mulai dari Kamis, 19 sampai dengan Minggu, 22 September 2019.
 
Acara yang ke-24 kalinya ini bersamaan dengan 28th Annual Scientific Meeting of the Indonesia Heart Association di gedung Indonesia Convention Exhibition, Bumi Serpong Damai, akan dihadiri sekitar 3.000 kardiolog dari negara Asia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


ASEAN Federation Cardiology Congress akan Kembali Digelar
(Tujuan dari acara ASEAN Federation Cardiology Congress ini menurut Dr. dr. Anwar Santoso, SpJP, FIHA, FAsCC, FESC, FACC, selaku President Asean Federation of Cardiology yaitu karena bidang kardiologi terus berkembang dengan pesat. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Tujuan acara

Tujuan dari acara ini menurut Dr. dr. Anwar Santoso, SpJP, FIHA, FAsCC, FESC, FACC, selaku President Asean Federation of Cardiology yaitu karena, “Bidang Kardiologi terus berkembang dengan pesat, sehingga penting bagi kami, Kardiologi, untuk terus mendapatkan informasi terbaru melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan."
 
"Melalui kongres ini saya dapat membahas banyak cara untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan,” tambah Dr. dr. Anwar Santoso.
 
Gagasan pertemuan ilmiah dan akademis di antara negara-negara ASEAN ini, lanjut Dr. dr. Anwar Santoso diharapkan akan membuat hubungan yang lebih baik dan lebih hangat untuk kardiologi dari seluruh negara ASEAN.    
 
Kegiatan 24th ASEAN Federation Cardiology Congress merupakan hasil kolaborasi antara Indonesia Heart Association, Asian Pacific Society of Cardiology (APSC), American College of Cardiology (ACC), European Society of Cardiology (ESC), Cardiac Society of Australia & New Zealand (CSANZ) dan juga Japanese Circulation Society (JCS).
 
Setidaknya ada 3.000 praktisi dari negara ASEAN bahkan ASIA akan menghadiri kegiatan ASEAN Federation Cardiology Congress (berdasar data registrasi peserta pada September 2019).
 
ASEAN Federation Cardiology Congress akan Kembali Digelar
(Dalam acara ASEAN Federation Cardiology Congress ini,President of Indonesian Heart Association, Dr. Isman Firdaus, MD, FIHA, FAsCC, FAPSIC, FESC, FSCAI mengungkapkan program ilmiah akan mencakup lokakarya, ceramah, debat, presentasi kasus, studi terbaru, dan lainnya. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Berbagai program dalam acara

President of Indonesian Heart Association, Dr. Isman Firdaus, MD, FIHA, FAsCC, FAPSIC, FESC, FSCAI mengungkapkan bahwa, program ilmiah akan mencakup lokakarya, ceramah, debat, presentasi kasus, studi terbaru, penghargaan peneliti muda, kertas gratis, presentasi poster dan simposium industri.  
 
Selama empat hari sesi ilmiah, peserta akan merasakan sesi yang lebih interaktif, menampilkan pembaruan terbaru tentang praktik jantung akut, gagal jantung, pencegahan, hipertensi, sindrom kardiometabolik, pembedahan, dan ekokardiografi.
 
Selain itu juga ada elektrofisiologi, penyakit pembuluh darah, pencitraan kardiovaskular, intervensi, kardiologi pediatrik dan berinteraksi dengan kolega dari seluruh dunia.   
 
“Dengan kemajuan pesat dalam sains dan teknologi di bidang kardiologi, peran kita sebagai profesional di bidang ini terus berkembang, dan penting bagi kita untuk terus mendapatkan informasi terbaru melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan."
 
"Kami percaya bahwa pertemuan ini akan merangsang pertukaran ide kreatif dan seirama dengan upaya pencapaian target penurunan penyakit kardiovaskular sebanyak 30 persen pada tahun 2030 nantinya.”
 
ASEAN Federation Cardiology Congress akan Kembali Digelar
(Kegiatan 24th ASEAN Federation Cardiology Congress merupakan hasil kolaborasi antara Indonesia Heart Association, Asian Pacific Society of Cardiology (APSC), American College of Cardiology (ACC), European Society of Cardiology (ESC), Cardiac Society of Australia & New Zealand (CSANZ) dan juga Japanese Circulation Society (JCS). Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Sekilas tentang ASEAN Federation Cardiology Congress

- ASEAN Federation of Cardiology (AFC) & THE ASEAN Congress Of Cardiology (ACC)  & Federasi Kardiologi ASEAN didirikan pada tahun 1975. Anggota pertama adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.
 
- Pada Oktober 1975, pertemuan pertama AFC berlangsung di Hotel Pertamina Cottage, Bali, Indonesia. Acara ini diselenggarakan oleh Dr. Sukaman Sumaryono (Indonesia), dihadiri oleh Drs. Lily Rilantono, Boedhi Darmojo dan Asikin Hanafiah.
 
- PERKI merupakan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Indonesian Heart Association), adalah organisasi profesi.
 
- PERKI didirikan tanggal 16 Nopember 1957. Merupakan wadah tunggal Dokter Spesialis Kardiovaskular di bawah naungan IDI.
 
- ASMIHA (Annual Scientific Meeting of Indonesian Heart Association) merupakan acara pertemuan ilmiah yang diadakan setiap tahun oleh PERKI (Perhimpunan Dokter Kardiovaskular Indonesia).
 
- Jenis kegiatan yang diadakan di ASMIHA adalah: workshop, simposium, seminar, diskusi panel dan kompetisi karya ilmiah.
 
- Pada kegiatan AFCC kali ini Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah. Berdekatan dengan hari Jantung Sedunia pada 29 September dengan tema tahun ini adalah "Be A Heart Hero: make a promise."
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif