Ilustrasi--Terkadang kehamilan juga berarti Anda tidak boleh menjadi egois--Pexels
Ilustrasi--Terkadang kehamilan juga berarti Anda tidak boleh menjadi egois--Pexels

Bolehkah Wanita Hamil Minum Kopi?

Rona kesehatan
Raka Lestari • 25 Juni 2019 13:20
Bolehkah wanita hamil mengkonsumsi kopi masih menjadi perdebatan. Sebagian membolehkan, sebagian lainnya tak menyarankan. Jessica Shepherd, MD, seorang ob-gyn dan pendiri Her Viewpoint mengatakan, kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung.
 

Jakarta:
Masa-masa kehamilan bisa menjadi hal yang penuh dengan kejutan, terutama bagi mereka yang baru pertama kali merasakannya. Namun terkadang kehamilan juga berarti Anda tidak boleh menjadi egois. Karena tidak hanya diri sendiri yang harus Anda perhatikan. Janin yang sedang dalam kandungan pun harus Anda perhatikan.
 
Ada banyak makanan dan minuman yang mungkin tidak bisa Anda konsumsi ketika sedang mengandung, salah satunya adalah kopi. Ada banyak informasi yang beredar untuk menentukan apakah minuman yang mengandung kafein seperti kopi dapat berdampak negatif pada kesehatan janin Anda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Jessica Shepherd, MD, seorang ob-gyn dan pendiri Her Viewpoint mengatakan bahwa kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Bagi wanita yang sedang tidak hamil, minum kopi bisa sangat bermanfaat terutama untuk meningkatkan tingkat energi.
 
Namun bagi wanita yang sedang mengandung, tekanan darah yang tinggi dapat meningkatkan risiko kelahiran bayi dengan berat badan rendah. Bahkan dikaitkan dengan persalinan dini, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC).
 
"Terlebih lagi, kafein dapat masuk ke dalam plasenta dan sulit bagi janin yang masih kecil dan berkembang untuk memetabolisme sumber makanannya," ujar Amanda Baker Lemein , RD, seorang ahli diet yang berbasis di Chicago.
Bolehkah Wanita Hamil Minum Kopi?
Ilustrasi--Pexels
 
Kafein juga bersifat diuretik, tambah Dr  Shepherd, yang berarti itu membuat Anda buang air kecil dan pada gilirannya dapat membuat Anda dehidrasi. Meskipun ada banyak pro dan kontra di luar sana, World Health Organization (WHO) menyarankan agar wanita hamil tidak mengonsumsi kafein lebih dari 300 miligram setiap harinya untuk mengurangi risiko keguguran dan melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah.
 
"Meskipun kopi adalah stimulan dan karenanya membantu Anda tetap terjaga, satu-satunya cara nyata untuk benar-benar meningkatkan energi adalah melalui diet seimbang dan pola tidur yang tepat," jelas Baker Lemein.
 
Makan cukup sepanjang hari dan pilihlah camilan yang sehat seperti buah-buahan atau sayur tetapi tanpa membuat Anda kenyang berlebihan. Jika Anda kenyang berlebihan, itu dapat membuat Anda cepat lelah menurut Baker Lemein.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif