Dampak Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin D pada Bayi
Kondisi dimana terlalu banyak vitamin D, menurut The Mayo Clinic disebut juga sebagai hypervitaminosis D. (Foto: Valeria Zoncoll/Unsplash.com)
Jakarta: Kondisi dimana terlalu banyak vitamin D, menurut The Mayo Clinic disebut juga sebagai hypervitaminosis D.

Itu adalah sebuah kondisi yang jarang terjadi namun berpotensi menimbulkan kondisi serius yang akan terjadi jika Anda memiliki jumlah vitamin D yang berlebihan pada tubuh Anda.

Gejala-gejala seperti mual dan muntah, nyeri otot, kebingungan, dan bahkan kejang atau kematian dapat terjadi karena megadosis vitamin D dalam tubuh bayi Anda.  


Namun, itu cukup langka dan menurut Food and Drug Administration (FDA) hal itu bisa dicegah. FDA memeringatkan bahwa overdosis terjadi ketika terlalu banyak diberikan secara oral.

(Baca juga: Cegah Masalah Pertumbuhan, 5 Vitamin dan Mineral Ini Wajib Dikonsumsi Anak-anak)


("Keracunan vitamin D biasanya disebabkan oleh megadosis suplemen vitamin D, bukan oleh pola makan atau paparan sinar matahari," ujar Linda M. Katz, MD, MPH, kepala petugas medis sementara di FDA's Center for Food Safety and Applied Nutrition. Foto: Picsea/Unsplash.com)

Linda M. Katz, MD, MPH, kepala petugas medis sementara di FDA's Center for Food Safety and Applied Nutrition mencatat bahwa orang tua dan pengasuh sebaiknya memberikan bayi suplemen vitamin D dengan menggunakan pipet yang sudah disediakan untuk menghindari memberikan terlalu banyak bayi suplemen vitamin D.

Lalu bisakah bayi mendapat terlalu banyak vitamin D dari sumber lain, seperti makanan yang mereka makan atau sinar matahari? Menurut Katherine Zeratsky, R.D., L.D. kepada The Mayo Clinic jawabannya adalah tidak. 

Ia menambahkan, "Keracunan vitamin D biasanya disebabkan oleh megadosis suplemen vitamin D, bukan oleh pola makan atau paparan sinar matahari."





(TIN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id