Dapatkah Bayi Mengingat Sebelum Usia 3 Tahun?
Sebagian besar peneliti setuju bahwa pada usia 2 bulan, bayi dapat membedakan antara individu lain dan bahkan membedakan suasana hati mereka. (Foto: Becca Tarter/Unsplash.com)
Jakarta: Banyak yang mengatakan bahwa sebelum usia 3 tahun, bayi masih belum bisa mengingat apapun yang terjadi dalam hidupnya.

Namun apakah itu benar? Menurut psikolog pendidikan dan perkembangan Dr Oksana Hagerty dari Beacon College di Leesburg, Florida, itu tergantung pada jenis memori yang Anda maksud. Mengingat orang dan wajah, misalnya, terjadi lebih awal. 

Hagerty mengatakan kepada Romper, "Sebagian besar peneliti setuju bahwa pada usia 2 bulan, bayi dapat membedakan antara individu lain dan bahkan membedakan suasana hati mereka. Jadi mereka akan mengingat orang itu dan mengingat wajahnya. Sedangkan memori untuk mengenal wajah mereka sendiri datang setelah usia 1 tahun."


Pada usia 2 tahun, memori untuk mengingat kata-kata sudah mulai muncul. Hal ini terlihat dari banyaknya kata-kata yang sudah mulai dibicarakan oleh anak-anak dan sudah mulai bisa memelajari 40 kata selama seminggu, menurut Romper.com. 

(Baca juga: Mengapa Bayi Sering Tidur Tengkurap?)


(Menurut psikolog pendidikan dan perkembangan Dr Oksana Hagerty dari Beacon College di Leesburg, Florida, itu tergantung pada jenis memori yang Anda maksud. Mengingat orang dan wajah, misalnya, terjadi lebih awal. Foto: Picsea/Unsplash.com)

Pada umur tersebut, Hagerty juga mengatakan bahwa kapasitas visual-spasial mereka juga tumbuh. Misalnya, mereka dapat mulai mengingat jalan yang mereka lalui. 

Memori seorang anak sudah mulai berkembang pesat pada saat mereka berusia 4 tahun ditandai dengan mereka yang sudah mulai bisa berbohong. "Meskipun hal itu buruk, namun dari sudut pandang psikologis itu adalah prestasi besar," ujar Hagerty. "Ini adalah saat-saat ketika anak-anak dapat melatih memori lanjutan dari apa yang orang lain ketahui atau tidak ketahui."

Untuk itu, peran orang tua pun sangat dibutuhkan untuk membantu anak mengembangkan memori mereka. Pertanyaan-pertanyaan sederhana seperti, "Apa yang terjadi?" dan "Apa yang kamu lihat?" mungkin tampak sederhana dan bahkan tidak perlu, tetapi ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut akan berdampak besar pada otak anak yang sedang berkembang. 





(TIN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id