Dampak Menahan Buang Angin
Menahan buang angin dapat memiliki konsekuensi buruk bagi tubuh Anda. (Foto: Azamat Kinzhitaev/Unsplash.com)
Jakarta: Buang angin merupakan hal yang normal terjadi pada tubuh Anda dan bahkan hal tersebut menunjukkan bahwa tubuh Anda berfungsi dengan baik. 

Namun terkadang suara dan bau yang ditimbulkan membuat perasaan yang tidak nyaman sehingga terkadang ada beberapa orang yang dengan sengaja menahannya ketika hendak buang angin. 

Dikutip dari Mirror.co.uk, Anda akan mengeluarkan gas dari tubuh Anda sekitar setengah liter gas setiap harinya. 


Terkadang jika Anda sedang berada di keramaian, menahan kentut merupakan salah satu pilihan yang dilakukan agar tidak merasa malu. Namun ternyata, menahan buang angin dapat memiliki konsekuensi buruk bagi tubuh Anda.

(Baca juga: Manfaat Lain dari Kentut yang Belum Anda Ketahui)


(Dikutip dari Mirror.co.uk, Anda akan mengeluarkan gas dari tubuh Anda sekitar setengah liter gas setiap harinya. Foto: Toa Heftiba/Unsplash.com)

Menurut para ahli, dengan menahan buang angin makan gas yang seharusnya dikeluarkan tersebut akan keluar melalui bagian tubuh lain.

Clare Collins, seorang profesor di bidang nutrisi dan diet di University of Newcastle di New South Wales, Australia, mengatakan "Suatu saat jika Anda merasa ingin buang angin, usahakan untuk pergi ke tempat yang lebih nyaman kemudian langsung keluarkan dan jangan sampai menahannya. Karena jika Anda merasa ingin buang angin, hal terbaik adalah dengan langsung mengeluarkannya."

"Pembentukan gas pada usus dapat memicu distensi abdomen jika tidak dikeluarkan yang menyebabkan gas akan kembali diserap ke dalam tubuh dan akan dikeluarkan melalui mulut Anda dengan cara bersendawa," ujar Collins. 

"Menahan buang angin terlalu lama, akan menyebkan kentut yang tidak terkendali." Ia juga menambahkan bahwa menahan buang angin bisa menyebabkan kondisi yang disebut diverticulitis, di mana kantong kecil berkembang di lapisan usus dan menjadi meradang.





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id