Ilustrasi-(Foto: Highlandsfirstaid)
Ilustrasi-(Foto: Highlandsfirstaid)

Mencegah Serangan Jantung Kedua

Rona
Dhaifurrakhman Abas • 06 Juli 2019 16:55
Bagi Anda mantan penderita penyakit jantung, Anda diharapkan dapat mengubah kebiasaan. Hal tersebut agar serangan jantung tak kembali datang.
 

Jakarta: Mantan penderita penyakit jantung sering merasa cemas. Mereka khawatir kalau penyakit tersebut kembali muncul di kemudian hari.Apalagi ada anggapan bahwa serangan kedua kerap terjadi pada mantan penderita jantung.
 
Tak ayal, Anda mungkin merasa kebingungan dan hawatir dalam melakukan sesuatu agar penyakit tak kembali muncul.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tapi tenang saja. Meski risiko kambuh cukup besar, Anda bisa mencegahnya dengan melakukan diskusi rutin dengan dokter. Melansir CNN, dokter kerap memberikan titah berikut agar serangan jantung tak kambuh.
 
1. Menjalani kebiasaan hidup sehat dari hal kecil
 
Dokter biasanya meminta Anda untuk mengubah gaya hidup agar terhindar dari serangan jantung kedua. Misalnya, dokter  menyarankan Anda lebih sering berjalan kaki dan rutin berolahraga. Sebab aktivitas fisik ini mampu membuat otot jantung Anda menjadi lebih kuat.
 
2. Diet
 
Turunkan jumlah lemak jenuh dari makanan yang Anda konsumsi. Sebab lemak jenuh merupakan salah satu penyebab utama di balik serangan jantung.
Beberapa contoh sumber lemak jenuh ada pada kue, keripik, kentang goreng, donat, dan daging olahan. Dokter juga menyarankan Anda jauh-jauh dari makanan yang mengandung minyak terhidrogenasi parsial.
 
3. Miliki berat badan ideal
 
Kelebihan berat badan meningkatkan risiko serangan jantung. Jadi, ada baiknya Anda mulai memerhatikan indeks massa tubuh berada antara 18,5 dan 24,9. Jika Anda kesulitan menurunkan berat badan, bicarakan dengan dokter, dan minta saran bagaimana program dan dukungan penurunan berat badan yang pas buat Anda ikuti.
 
4. Jauhi rokok
 
Anda mengurangi risiko serangan jantung menjadi dua kali lipat jika Anda berhenti merokok. Meski hal ini merupakan kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan, tetapi ini bukan lah mitos. Anda pasti bisa berhenti merokok.
 
5. Jauhi stres dan depresi
 
Serangan jantung dapat membuat Anda merasa khawatir dan berujung pada stres dan depresi. Alhasil ini mengakibatkan kesejahteraan emosional dan fisik Anda menjadi terganggu.
Jadi ada baiknya Anda jangan terlalu memikirkan penyakit. Akan tetapi, jangan pula mengabaikan pentingnya membentuk pikiran dan tubuh yang sehat. Segera berkunjung ke dokter untuk meminta saran yang tepat agar Anda terhindar dari stres dan depresi.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif