banner
Kapan Sunat Sebaiknya Dilakukan?
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Sirkumsisi atau sunat tak hanya budaya semata. Ditinjau dari segi kesehatan, sunat memiliki efek positif. Di Indonesia, sunat pada anak laki-laki umumnya dilakukan pada usia sekolah dasar. Namun, pada usia berapa idealnya sunat dilakukan?

"Pada umumnya sunat bisa dilakukan kapan saja, jika menggunkan metode bedah," jawab dr Irfan Wahyudi dari Rumah Sakit Siloam Asri dalam edukasi kesehatan yang berlangsung pada Kamis 7 Desember 2017.

Jika bentuk penis normal, tambah dia, maka disarankan sunat dilakukan saat masih bayi. Alasannya, proses penyembuhan luka akan lebih cepat dan pengelolaan pasca-sunat akan lebih mudah.


"Cukup dibalut dengan popok saja."

Normalnya, proses penyembuhan luka sunat adalah sekitar satu minggu.

Di Indonesia, prosesi sunat menjadi bagian dari tradisi yang terkadang dirayakan, menjadi pertanda bahwa anak telah dewasa. Sunat telah disadari masyarakat belahan dunia sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan.

Di Amerika Serikat, sunat menjadi tindakan pembedahan terbanyak yang dilakukan pada 64 persen bayi.





(DEV)