Ilustrsi---(Foto: Pexels.com)
Ilustrsi---(Foto: Pexels.com)

Cara Sendawakan Bayi untuk Redakan Kembung

Rona bayi
Anda Nurlaila • 08 Oktober 2019 09:34
Jakarta: Keterampilan orang tua baru dengan bayi baru lahir selain mengganti popok, membedong, memakaikan baju adalah menyendawakannya usai menyusu. Sendawa pada bayi bermanfaat mengeluarkan gas yang terperangkap dalam pencernaan mereka. 
 
Dokter anak dan blogger Shalini Forbis mengatakan sendawa dapat melepaskan gas di perut keluar dari mulut. Selain mengeluarkan angin, sendawa kerap disertai suara atau keluarnya sebagian isi lambung. Jadi pergunakan kain saat menyendawakan si kecil. Bila tidak, gelembung gas di lambung membuat perasaan kembung, tidak nyaman dan membuat bayi rewel dan menangis.  
 
American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk menyendawakan bayi secara teratur.  Bahkan jika bayi Anda tidak menunjukkan rasa tidak nyaman atau mengeluarkan gas ketika dibantu bersendawa. "Kami tidak tahu berapa banyak udara masuk ke perut kecil mereka, jadi itu ide yang baik untuk bersendawa pada bayi bahkan jika mereka tidak sampai ke tahap rewel," ujar dokter anak dan penulis Panduan Satu Tahun Pertama Bayi Erika Landau, seperti dilansir parents.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perut bayi mengandung gas karena tiga hal, 
 
Menelan udara saat menyusu atau minum susu botol, namun lebih sering terjadi pada bayi yang menyusu dari botol. Bayi yang menyusu ASI juga dapat menelan udara akibat ASI terlalu deras atau terlalu sedikit, atau bayi mengisap dengan cepat karena lapar. 
 
Pencernaan di usus besar oleh bakteri secara alami membuat gas. Ini termasuk makanan yang dikonsumsi bayi serta makanan yang ibu konsumsi yang masuk ke ASI. Makanan berkarbohidrat cenderung menyebabkan gas. Selain itu, kacang, beberapa jenis sayuran seperti brokoli, kembang kol, kubis, dan kecambah brussel, permen dan permen karet bebas gula, dan minuman soda dan buah juga menyebabkan gas.
 
Reaksi alergi atau intoleransi makanan tertentu dari diet ibu atau pada susu formula. Hal ini dapat menyebabkan tubuh bayi bereaksi dengan menciptakan lebih banyak gas. Intoleransi terhadap susu adalah penyebab paling umum di sini, kata Dr. Forbis.
 
Cara menyendawakan bayi 
 
Sendawakan bayi saat dia beristirahat menyusui atau setelah selesai menyusui. Seperti sendawakan bayi sebelum mengganti payudara. Bagi bayi yang diberi susu botol, sendawakan bayi setelah memberinya 2-3 ons susu hingga usianya sekitar 6 bulan. 
 
Ada dua posisi bersendawa yang umum: di atas bahu atau duduk di pangkuan. Cobalah keduanya untuk melihat apa yang paling nyaman bagi Anda dan paling efektif untuk mengeluarkan sendawa dari bayi Anda.
 
Di atas bahu: Pegang bayi Anda di atas bahu, menghadap ke arah Anda. Gunakan satu tangan untuk menggendong bayi dan yang lainnya untuk menyendawakannya. Pastikan menahan kepala bayi.
 
Di pangkuan: Dudukkan anak Anda di pangkuan Anda, menggunakan lengan dan tangan Anda untuk menopang tubuh dan kepala bayi. Gunakan tangan Anda yang lain untuk menepuk-nepuk lembut punggung bayi dan menyendawakannya selama 1-2 menit.
 
Apapun cara yang Anda pakai, pastikan menyimpan kain untuk menampung sisa susu. Jika bayi masih tidak nyaman cobalah poisi dan teknik lain untuk mengeluarkan gas. "Memijat bayi atau mendorong kaki bolak-balik ketika bayi berbaring telentang dan membiarkan bayi tidur tengkurap saat bangun juga dapat membantu gas bergerak," saran Landau.
 


 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif