Labu siam merupakan sumber serat yang baik, ditambah lagi labu siam juga mengandung folat, kolin, dan magnesium. (Foto: Pexels.com)
Labu siam merupakan sumber serat yang baik, ditambah lagi labu siam juga mengandung folat, kolin, dan magnesium. (Foto: Pexels.com)

Kandungan Gizi pada Labu Siam

Rona kesehatan
Raka Lestari • 17 April 2019 17:39
Elin Palinsky Wade, RD, penulis buku "Belly Faf Diet for Dummies" mengatakan labu siam merupakan jenis labu yang berasal dari Amerika Tengah. Labu siam merupakan sumber serat yang baik, ditambah lagi labu siam juga mengandung folat, kolin, dan magnesium.
 

 
Jakarta:
Meskipun memiliki penampilan yang kurang menarik, labu siam merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat mudah dipadukan dengan bahan makanan lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sayuran ini memiliki rasa yang ringan dan dapat memberikan tambahan rasa yang lebih menarik jika dicampur dengan bahan lainnya.
 
Labu siam ini juga seringkali ditambahkan pada sup, sayuran berbahan dasar santan, atau bahkan beberapa makanan penutup.
 
"Labu siam merupakan jenis labu yang berasal dari Amerika Tengah," ujar Elin Palinsky Wade, RD, penulis buku "Belly Faf Diet for Dummies."
 
Sayuran bertekstur renyah ini sudah sejak lama dibudidayakan oleh suku Aztec, namun tanaman merambat tersebut sekarang sudah cukup terkenal di daerah tropis dan subtropis, salah satunya di Indonesia.
 
"Labu siam sendiri memiliki rasa yang hampir mendekati mentimun," ujar Palinsky-Wade. Dan juga labu siam memiliki kandungan air yang cukup tinggi. Meskipun memang labu siam tidak memiliki rasa manis sama sekali dibandingkan jenis labu lainnya.
 
(Baca juga: Selain Tidur, Konsumsi Buah dan Sayur Bantu Hilangkan Lingkar Hitam Mata)
 
Kandungan Gizi pada Labu Siam
(Labu siam merupakan sumber serat yang baik, ditambah lagi labu siam juga mengandung folat, kolin, dan magnesium. Foto: Pexels.com)
 
Menurut Palinski-Wade, labu siam merupakan sumber serat yang baik, ditambah lagi labu siam juga mengandung folat, kolin, dan magnesium.
 
Dikutip dari Women's Health, labu siam juga sangat rendah kalori yaitu sekitar 25 kalori per cangkir dan karbohidrat yang kurang dari enam gram.
 
Sehingga Anda bisa menambahkan labu siam ke dalam masakan ditambah dengan protein dan makanan yang kaya akan lemak baik untuk mendapatkan makanan yang bergizi.
 
Palinski-Wade juga menambahkan bahwa Anda bisa mengonsumsi labu siam secara setengah matang atau dimasak terlebih dahulu. Ia menyarankan untuk menambahkan labu siam ke dalam salad buatan Anda untuk memberikan sensasi crunchy pada makanan Anda.
 
Namun jika Anda ingin memasaknya terlebih dahulu, labu siam sangat cocok disajikan ke dalam makanan yang berkuah atau bisa juga ditumis. Labu siam sangat cocok dipadukan dengan lada, citrus, dan bumbu bawang putih.
 
Jika Anda mendapatkan labu siam yang masih muda, Anda bisa merebusnya secara langsung dan dijadikan lalapan. Namun jika Anda mendapatkan labu siam yang sudah cukup tua, kulit dari labu siam harus terlebih dahulu dikupas.
 
Namun Anda perlu berhati-hati karena labu siam akan mengeluarkan getah berwarna putih dan dapat menyebabkan kulit Anda menjadi gatal. Untuk itu gunakan sarung tangan ketika akan mengupas kulit labu siam atau kupas labu siam di bawah air mengalir untuk menjaga tangan Anda.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif