NEWSTICKER
dr. R. Fera Ibrahim, M.Sc., Ph.d., Sp. MK(K), Spesialis Mikrobiologi RSUI. (Medcom.id/Raka Lestari)
dr. R. Fera Ibrahim, M.Sc., Ph.d., Sp. MK(K), Spesialis Mikrobiologi RSUI. (Medcom.id/Raka Lestari)

Perbedaan Influenza dan Corona

Rona Virus Korona virus corona
Raka Lestari • 04 Februari 2020 18:23
Jakarta: Influenza dan coronavirus adalah dua virus yang berbeda, namun mempunyai gejala yang mirip. Jika dibandingkan, tingkat keparahan penyakit dapat diukur dengan rasio fatalitas kasus atau kematian terhadao kasus.
 
Berdasarkan data WHO secara global, epidemik influenza tahunan diperkirakan 3-5 juta kasus penyakit berat dan 290.00-650.00 kematian akibat penyakit pernapasan. Sedangkan coronavirus, berdasarkan epidemik yang ada, sekitar 2,2 persen dari pasien dengan kasus yang dikonfirmasi dinyatakan meninggal.
 
“Mengenai virus corona dan influenza, itu berbeda. Keduanya juga berasal dari keluarga yang berbeda. Masing-masing virus memiliki spektrum penyakit yang berbeda,” ujar dr. R. Fera Ibrahim, M.Sc., Ph.d., Sp. MK(K), Spesialis Mikrobiologi RSUI, dalam acara Media Briefing terkait Corona Virus, di kawasan Universitas Indonesia, Depok, Selasa, 4 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


dr. Fera menambahkan virus corona menyebabkan infeksi saluran napas, yang tidak seberat virus corona baru. Sedangkan di influenza ada seasonal flu yang biasa menyerang kita, tapi kalau menyerang orang golongan tertentu bisa jadi lebih berat.
 
"Misalnya pada orang tua atau orang dengan penyakit bawaan tertentu. Atau kasus lain yaitu flu burung yang bisa menyebabkan tingkat kematian tinggi,” ucapnya.
 
Perbedaan lainnya antara influenza dengan coronavirus adalah vaksin. Sampai saat ini vaksin influenza terus dikembangkan sebagai cara pencegahan selain menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Sedangkan coronavirus, sampai saat ini belum ditemukan adanya vaksin meskipun memang masih sedang dalam pengembangan. 
 
“Vaksinasi penting dilakukan untuk memberikan perlindungan diri dan mencegah penyebaran. Vaksin Influenza dapat memberikan perlindungan selama setahun dan menurunkan risiko terjadinya berbagai komplikasi flu, termasuk pneumonia dan berbagai komplikasi lainnya,” ujar Dr.dr. Sukamto, Sp.PD, K-AI, Direktur Pelayanan Sekunder dan Unggulan Rumah Sakit Universitas Indonesia. 
 
Menurut dr. Sukamto, saat ini vaksin Influenza Quadrivalen untuk mencegah 4 strain influenza telah tersedia di dunia, termasuk di Indonesia. Imbauan bagi masyarakat Indonesia untuk memberikan perlindungan diri dari penyebaran virus Influenza dengan melengkapi vaksin tahunan.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif