NEWSTICKER
Ilustrasi simbol pita peduli kanker (Foto: Pexels)
Ilustrasi simbol pita peduli kanker (Foto: Pexels)

80% Kanker Payudara Ditemukan pada Stadium Lanjut

Rona kanker
Kumara Anggita • 11 Februari 2020 15:03
Jakarta: Kanker adalah penyakit yang begitu mengerikan namun sesungguhnya bisa diatasi bila dideteksi dengan cepat dan mendapatkan perawatan yang tepat. Namun, deteksi dini ini jarang dilakukan oleh para pasien.
 
“Kalau menemukan kanker lebih dini angka harapan hidup  akan lebih besar dari pada tahap lanjut,” jelas Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI),Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FINASIM, FACP.
 
Daya dari Medco Group dan YKI menunjukkan bahwa untuk kanker payudara, lebih dari 80% kasus ditemukan berada pada stadium lanjut. Padahal pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) begitu mudah untuk dilakukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Faktor risiko kanker payudara
 
- Ada riwayat keluarga mengidap kanker payudara dan memiliki benjolan jinak di payudara
- Usia. Sekitar 80 persen kasus kanker payudara terjadi pada perempuan berusia diatas 50 tahun.
- Paparan radiasi, pengaruh terapi hormon, dan sering mengonsumsi minuman beralkohol
- Obesitas dan merokok.
 
Pada umumnya gejala berupa
 
- Benjolan di payudara
- Puting susu ketarik, atau keluar cairan
- Adanya kelainan kulit seperti kulit jeruk, kulit payudara ketarik kedalam, luka hingga bernanah.
- Benjolan di ketiak dan pengbengkakan lengan.
 
Bagaimana melakukan Sadari?
 
Sadari dilakukan untuk memeriksa adanya benjolan. Anda bisa melakukannya setiap bulan beberapa hari setelah periode menstruasi, dimulai pada usia 20 tahun. Sadari bisa dilakukan dalam posisi berdiri atau berbaring. Lakukan perabaan secara perlahan pada payudara dan ketiak. Anda bisa melakukannya tiap kali mandi.
 
Pemeriksaan untuk deteksi dini
 
- Screening rutin bisa dilakukan setiap dua tahun sekali, pada perempuan lebih dari 50 tahun.
- Sementara pada perempuan risiko tinggi, pemeriksaan berkala bisa dimulai pada usia 40 tahun.
- Pemeriksaan dapat berupa USG payudara dan mammogram. Konsultasikan ke dokter untuk cara pemeriksaan yang baik untuk Anda.
 
Untuk menghindari penyakit ini muncul, Anda bisa menerapkan gaya hidup sehat seperti mengurangi konsumsi makan makanan berlemak, menjaga berat badan yang sehat dan ideal, teratur berolahraga, dan membatasi konsumsi beralkohol. Tak hanya itu, menyusui  bisa menurunkan  risiko kanker payudara. Ini karena tingkat hormon estrogen tetap stabil pada waktu itu.
 
Pengobatan kanker payudara
 
- Pengobatan bergantung pada stadiun penyakit, tingkat perkembangan kanker, dan kondisi umum pasien.
- Kanker payudara stadium awal yang dideteksi secara dini umumnya bisa sembuh total dengan tindakan operasi.
- Pengobatan lainnya bisa dengan kemoterapi dan radioterapi.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif