Berbagai kondisi dapat menyebabkan benjolan di bagian leher termasuk tumor jinak, jerawat, atau iritasi. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Berbagai kondisi dapat menyebabkan benjolan di bagian leher termasuk tumor jinak, jerawat, atau iritasi. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Penyebab Benjolan di Leher

Rona kesehatan
Raka Lestari • 06 Mei 2019 16:31
Terkadang, kelenjar getah bening membengkak ketika ada infeksi di dekatnya. Ini menyebabkan benjolan di leher Anda baik di kanan atau di kiri. Oleh karena itu, pembengkakan kelenjar getah bening di leher mungkin merupakan tanda infeksi telinga atau kista yang terinfeksi. Biasanya benjolan di leher tak berbahaya, kecuali benjolan tersebut membuat Anda demam, Anda perlu memeriksakannya ke dokter.
 

 
Jakarta:
Kulit di sekitar leher bersentuhan dengan banyak hal yang dapat mengiritasinya, mulai dari sampo, sisa detergen pada pakaian, keringat, dan produk perawatan rambut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Area kulit pada bagian leher juga mengalami gesekan dari rambut dan pakaian. Akibatnya, benjolan bisa terjadi dan masalah kulit lainnya relatif sering terjadi di bagian leher ini.
 
Benjolan dapat menyebabkan kekhawatiran, terutama jika tidak terlihat. Namun berbagai kondisi dapat menyebabkan benjolan di bagian leher termasuk tumor jinak, jerawat, atau iritasi.
 
Dikutip dari Medical News Today, berikut ini adalah beberapa penyebab terjadinya benjolan di leher:

1. Pembengkakan kelenjar getah bening

Kelenjar getah bening adalah sistem drainase tubuh. Mereka membantu sistem kekebalan tubuh menyingkirkan bakteri, virus, dan sel-sel mati. Kelenjar getah bening kadang membengkak, terutama jika tubuh melawan infeksi.
 
Terkadang, kelenjar getah bening membengkak ketika ada infeksi di dekatnya. Oleh karena itu, pembengkakan kelenjar getah bening di leher mungkin merupakan tanda infeksi telinga atau kista yang terinfeksi.
 
Kelenjar getah bening juga bisa membengkak tanpa alasan yang jelas. Selama pembengkakannya hilang, Anda tidak perlu khawatir.
 
Penyebab Benjolan di Leher
(Pembengkakan kelenjar getah bening di leher mungkin merupakan tanda infeksi telinga atau kista yang terinfeksi. Biasanya benjolan di leher tak berbahaya, kecuali benjolan tersebut membuat Anda demam. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

2. Jerawat

Jerawat, komedo, dan jerawat kistik yang dalam dapat menyebabkan benjolan dan pembengkakan di leher. Jerawat berkembang ketika keringat, bakteri, dan minyak menghalangi pori-pori.
 
Meskipun perubahan hormon selama masa remaja sering memicu jerawat, jerawat dapat muncul pada usia berapa pun. Produk perawatan rambut, keringat, dan pakaian semuanya dapat mengiritasi bagian belakang leher, membuat jerawat semakin parah.

3. Kista

Kista sebasea adalah pembengkakan yang terjadi di bawah kulit yang mengandung protein keratin. Kista ini bisa tumbuh sangat besar. Sebagian besar tidak menyakitkan, tetapi jika mereka terinfeksi mungkin akan menyerupai jerawat besar. Kista dapat timbul dan hilang dengan sendirinya atau mereka dapat terus tumbuh lebih besar.

4. Bisul

Benjolan merah dan menyakitkan mungkin adalah bisul. Bisul adalah infeksi lokal, yang berarti ada infeksi pada bisul tetapi tidak pada kulit di sekitarnya. Kista, jerawat, dan folikel rambut yang tersumbat dapat terinfeksi dan berubah menjadi bisul.
 
Memencet bisul dapat menyebabkan infeksi menjadi lebih buruk atau menyebar. Jika Anda mengalami bisul, sebaiknya menggunakan kompres hangat dan menjaga area di sekitar bisul agar tetap bersih.

Periksa benjolan di leher Anda

Walau benjolan tidak membahayakan, namun Anda tetap harus memeriksakan kesehatan Anda jika benjolan tak mengecil dalam waktu lebih dari satu bulan, tidak bergerak ketika Anda sentuh dibarengi juga dengan demam dan rasa tak nyaman di tubuh Anda.
 
Beberapa tes bisa Anda jalani untuk memeriksakan benjolan di leher bagian kiri atau kanan Anda dengan tes darah, USG, MRI atau biopsi. Benjolan di leher juga bisa menjadi pertanda bahwa Anda menderita leukimia (kanker darah putih), kanker, kanker payudara, limfoma Hodgkin, atau limfoma non Hodgkin.
 
Dengan memeriksakan benjolan di leher Anda, dokter akan memberikan obat yang tepat untuk benjolan di leher Anda.
 
Anda bisa mengunjungi Rumah Sakit Royal Taruma, Mayapada Hospital, atau Siloam Hospitals Kebon Jeruk atau rumah sakit terdekat di sekitar rumah Anda untuk memeriksa benjolan di leher Anda.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif