Endometriosis terjadi karena berbagai faktor. Salah satunya, faktor gaya hidup yang juga berkontribusi.
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrin, dan Reproduksi RS Pondok Indah, Dr. dr. Kanadi Sumapraja, Sp. OG-KFER, M.sc menyebutkan bahwa, endometriosis bisa terjadi karena beberapa hal. Misalnya sewaktu lahir, bayi pernah mengalami menstruasi yang diakibatkan oleh stres.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Selain itu, endometriosis juga terjadi karena kondisi dinding rahim yang tidak biasa. Penelitian dinding rahim penderita Endometriosis ternyata spesial. Dinding rahimnya agak susah matinya. sehingga sudah tumpah ke rongga perut, tidak mati-mati. Ada banyak faktor berperan,” jelasnya.
Selanjutnya, gaya hidup juga berperan. Orang dengan obesitas memiliki risiko besar terkena endometriosis karena kaitannya dengan gangguan hormon.
“Orang dengan obesitas akan menimbulkan gangguan menstruasi. Gangguan menstruasi menyebabkan gangguan keseimbangan hormonal. Maka gangguan ini akan menyebabkan badan si perempuan itu lebih banyak terkena dengan estrogen. Itulah yang menjadi cikal bakal endometriosis karena berhubungan dengan ekstrogen,” terang Dokter Kanadi.
Untuk mengurangi faktor risiko yang bisa diubah, Anda harus mengubah gaya hidup Anda menjdi sehat. Pastikan Anda berolahraga dan makan-makanan yang bagus. Jangan sampai Anda obesitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(FIR)
