Banyak faktor yang menentukan kesuksesan program diet, salah satunya adalah peran genetik. (Ilustrasi/Pexels)
Banyak faktor yang menentukan kesuksesan program diet, salah satunya adalah peran genetik. (Ilustrasi/Pexels)

Seberapa Besar Peran Genetik dalam Kesuksesan Diet?

Rona diet
Kumara Anggita • 06 Februari 2020 10:22
Jakarta: Banyak faktor yang menentukan kesuksesan program diet, salah satunya adalah peran genetik. Oleh karena itu berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi sebelum mengikuti program akan memberikan hasil yang lebih optimal. 
 
dr. Amanda Dianky selaku Medical Scientific PT Kalbe Farma Tbk menjelaskan bahwa dengan mengetahui gen apa yang diturunkan pada Anda dapat mempermudah Anda dalam mecari informasi  tentang makanan ap yang bisa membuat berat badan cepat naik atau turun. Cara ini akan membuat diet Anda lebih mudah tanpa derita. 
 
“Peran genetik sangat besar. Saya tadi bilang we are what we eat. Kita harus tahu dulu tipikal kita ini seperti apa. Makanan apa yang kasih benefit buat kita. Makanan apa yang membahayakan. Dan itu tak sama. Ada yang makanan ngebahayain dirimu namun buat aku jadi benefit. Misalnya vitamin E. Ada tiga tipe jenis orang, ada A, B, dan  C. Yang A minum vitamin E risiko kanker turun, di B ada efek, yang C malah risiko kankernya naik. Kita yang mana? Harus tahu. Makanan juga seperti itu,” ujarnya. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Faktor gen ini pun juga menjadi alasan mengapa ada orang yang mudah gemuk dan susah gemuk. Dokter Amanda mengungkapkan, orang yang berat badannya susah naik memiliki metabolisme yang membuat tubuhnya mudah dan cepat membakar kalori. 
 
“Itu pengaruh dari genetik. Jadi ada beberapa pemeriksaan genetik. Pada orang tertentu pembakaran kalorinya banyak. Misalnya  pada saat tidur kita tuh bakar kalori tapi tak semua orang banyak kebakar kalorinya. Ada yang banyak banget, ada yang biasa saja, dan ada yang sedikit. Yang sedikit itu gampang jadi gemuk. Yang bakarnya banyak  otomatis terus menerus,” ujarnya.
 
Dokter Amanda menyarankan orang dengan metabolisme seperti ini untuk makan sebelum tidur bila tujuan dietnya adalah untuk menurunkan berat badan. “Karena itu saya sarankan, kalau punya gen seperti itu, coba konsumsi makanan berat sebelum tidur malam. Naik tidak,” ungkapnya.
 
Karena itu, ada baiknya Anda berkonsultasi dulu ke dokter atau ahli gizi, sebelum Anda melakukan program diet. Diet Anda akan jadi lebih efektif.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif