Jangan biarkan diri Anda menilai perasaan negatif terhadap kondisi tubuh Anda. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Jangan biarkan diri Anda menilai perasaan negatif terhadap kondisi tubuh Anda. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Apakah Bentuk Tubuh Memengaruhi Kehidupan Seks?

Rona psikologi
Sunnaholomi Halakrispen • 31 Mei 2019 19:44
Ada dua jenis masalah citra tubuh yang memengaruhi seorang wanita secara seksual, yakni apa yang dia pikirkan tentang dirinya sendiri, dan apa yang dia percaya pasangannya pikirkan tentang tubuhnya. Jika seorang wanita merasa tubuhnya tidak menarik, hal itu menyebabkan harga diri seksual yang lebih rendah sering mengarah pada penghindaran aktivitas seksual.
 

Jakarta: Bentuk tubuh benar-benar dapat mengacaukan pikiran dan ketenangan kita. Untuk wanita heteroseksual, cara mereka melihat tubuh dapat memiliki dampak besar pada perasaan hasrat seksual. Begitu juga kemampuan mereka untuk menjadi terangsang. 
 
Sama halnya dengan pria. Pria juga dapat menderita perasaannya soal kesadaran diri pada tubuh, tetapi seringkali tidak mengganggu fungsi seksual mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, menurut penelitian, di samping kesulitan hubungan, citra tubuh negatif adalah salah satu gangguan terbesar kenikmatan seksual, hasrat, dan responsif pada wanita.
 
Ada dua jenis masalah citra tubuh yang memengaruhi seorang wanita secara seksual, yakni apa yang dia pikirkan tentang dirinya sendiri, dan apa yang dia percaya pasangannya pikirkan tentang tubuhnya.
 
Jika seorang wanita merasa tubuhnya tidak menarik, hal itu menyebabkan harga diri seksual yang lebih rendah sering mengarah pada penghindaran aktivitas seksual. Setelah satu area siklus seksual terganggu, sering beberapa area siklus seksual terganggu dan memengaruhi keinginan, gairah, dan orgasme. 
 
Semakin dia memandang tubuhnya secara kritis, semakin banyak kecemasan yang akan dia rasakan ketika dilihat dan disentuhnya. Semakin pula tidak mampu dia kehilangan dirinya pada saat itu dan menjadi terangsang. 
 
Kekhawatiran khusus tentang tubuhnya, seperti kekhawatiran tentang ukuran bagian tubuhnya atau berat badannya, adalah prediktor terkuat dari masalah orgasme.
 
Apakah Bentuk Tubuh Memengaruhi Kehidupan Seks?
(Ada dua jenis masalah citra tubuh yang memengaruhi seorang wanita secara seksual, yakni apa yang dia pikirkan tentang dirinya sendiri, dan apa yang dia percaya pasangannya pikirkan tentang tubuhnya. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
 
Selanjutnya, jika seorang wanita berpikir bahwa pasangannya menganggapnya menarik, fungsi seksualnya akan lebih tinggi. Namun, jika dia percaya, terlepas dari kebenarannya, bahwa orang lain memandang tubuhnya secara negatif, keinginannya akan terganggu dan berpengaruh pada kemampuannya untuk terangsang. 
 
Misalnya, pada menopause, sementara hormon merupakan bagian dari penjelasan untuk hilangnya libido, perasaan keinginan wanita mungkin menjadi faktor juga. Wanita yang lebih tua mengeluh karena sering merasa daya tarik mereka berkurang, mengakibatkan libido yang lebih rendah. 
 
Perasaan tersebut merupakan penyimpangan subjektif mereka. Peneliti Marta Meana mengatakan bahwa bagi wanita yang diinginkan adalah orgasme. Untuk mengatasi masalah citra tubuh dan kembali ke jalur seksual, ada beberapa hal yang dapat Anda coba.
 
Kuncinya, percayalah pada pasangan Anda. Banyak pria mengatakan mereka frustasi karena mereka menemukan pasangan mereka sangat seksi namun si wanita tidak berpikiran sama tentang tubuhnya dan dengan demikian menolaknya.
 
Kurangi bicara negatif sebelum dan selama hubungan seks. Berlatihlah untuk menyadari suara kritis di dalam sambil mengantisipasi saat-saat seksual.
 
Ketika Anda mendengar pikiran-pikiran itu, ingatkan diri Anda bahwa Anda berhak atas kesenangan seksual dan bahwa seks akan membuat hubungan baik Anda dengan pasangan.
 
Berlatih perhatian penuh karena perhatian penuh merupakan makhluk yang tidak menghakimi. Selama beberapa menit setiap hari, berlatih amati pikiran apa pun yang muncul di benak Anda tanpa menerimanya sebagai kebenaran. 
 
Jangan biarkan diri Anda menilai perasaan negatif terhadap kondisi tubuh Anda. Ketika kita mempertanyakan pikiran dan perasaan kita, kita belajar bahwa itu hanya pikiran dan perasaan negatif itu bukan realitas konkret. Lakukan juga beberapa gerakan senam kegels untuk mengalihkan pikiran Anda dari pikiran yang negatif termasuk soal tubuh Anda. 
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif