Konsultan laktasi Katherine Fisher mengatakan tongue tie yaitu adanya selaput atau frenulum di bawah lidah yang dapat mengganggu pergerakan lidah bayi. (Foto: Pexels.com)
Konsultan laktasi Katherine Fisher mengatakan tongue tie yaitu adanya selaput atau frenulum di bawah lidah yang dapat mengganggu pergerakan lidah bayi. (Foto: Pexels.com)

Tongue Tie pada Bayi dan Risiko Sulit Menyusui

Rona perkembangan anak tongue tie
Torie Natalova • 22 April 2019 06:00
Tongue tie yaitu adanya selaput atau frenulum di bawah lidah yang dapat mengganggu pergerakan lidah atau seperti terikat. Konsultan laktasi Katherine Fisher mengatakan ini dapat membuat lidah tidak leluasa bergerak yang pada akhirnya mengganggu perlekatan dengan payudara ibu dan dapat memengaruhi pemberian ASI.
 

 
Jakarta:
Ada banyak masalah menyusui ASI pada bayi baru lahir. Salah satunya adalah masalah tongue tie atau ankylogossia. Beberapa bayi yang memiliki tongue tie dapat menyusui dengan baik, sementara yang lain mengalami kesulitan menyusui langsung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Konsultan laktasi Katherine Fisher mengatakan tongue tie yaitu adanya selaput atau frenulum di bawah lidah yang dapat mengganggu pergerakan lidah atau seperti terikat. Ini dapat membuat lidah tidak leluasa bergerak yang pada akhirnya mengganggu perlekatan dengan payudara ibu.
 
Jaringan frenula menjadi tongue tie ketika menghentikan bayi dari menggerakkan lidah mereka dengan cara tertentu. Jika mereka dapat menggerakan lidah dengan sempurna, adanya selaput tersebut tidak perlu dilakukan perawatan.
 
Ada dua jenis tongue tie yaitu anterior dan posterior. Tongue tie anterior melekat pada ujung lidah dan sangat jelas terlihat. Sedangkan posterior lebih tebal dan lebih jauh ke belakang. Anda tidak dapat melihat jaringan restriktif karena disembunyikan oleh selembar jaringan di bagian belakang lidah.
 
Tongue Tie pada Bayi dan Risiko Sulit Menyusui
(Tongue tie yaitu adanya selaput atau frenulum di bawah lidah yang dapat mengganggu pergerakan lidah atau seperti terikat. Foto: Pexels.com)
 
(Baca juga: Bayi yang Disusui Tak Mudah Stres)

Persentase tongue tie 

Satu dari tujuh bayi yang baru lahir memiliki tongue tie dan 20 persen di antaranya memilih tongue tie posterior. Ini lebih sering terjadi pada anak laki-laki dan ada kecenderungan genetik yang kuat sebagai penyebabnya.
 
Apakah tongue tie dapat memengaruhi pemberian ASI untuk bayi? Menyusui dapat dipengaruhi karena bayi tidak dapat mengangkat lidah mereka, menjulurkannya ke luar bibir bawah atau menggerakkannya ke atas atau bawah dan ke semua sisi. 
 
Kondisi inilah yang dapat memengaruhi perlekatan dengan payudara ibu dan menyusui. Beberapa bayi akan menghisap dengan sangat kuat untuk mengimbangi gerakan lidah mereka yang terbatas.
 
Selain masalah pada menyusui, ada potensi masalah lain untuk ibu dan bayi yang memiliki tongue tie seperti nyeri dan luka pada puting ibu, bayi mengambil banyak udara, gejala kolik dan refluks.
 
Selain itu bayi sering menyusu tapi tidak puas, sulit naik berat badan, kegemukan, bayi tidak tenang atau tidak dapat tidur nyenyak karena kurang asupan susu.
 
Tidak semua tongue tie menyebabkan masalah pada menyusui. Jaringan ikatan lidah yang tipis dan halus dapat membuat bayi menggerakkan lidah dengan benar sehingga bayi dapat beradaptasi dan berhasil menyusui. 
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif