Selain lebih aman, disinfektan berbahan limbah kayu sangat mudah ditemukan. (Ilustrasi/Foto: Istimewa).
Selain lebih aman, disinfektan berbahan limbah kayu sangat mudah ditemukan. (Ilustrasi/Foto: Istimewa).

Disinfektan Alami Diharapkan Mampu Meningkatkan Penghasilan Petani

Rona covid-19 disinfektan
K. Yudha Wirakusuma • 07 Juli 2020 19:49
Jakarta: Selain lebih aman, disinfektan berbahan limbah kayu sangat mudah ditemukan. Diharapkan penghasilan para petani bertambah.
 
“Kita berharap diproduksi masal sehingga pasarnya di seluruh Indonesia. Kita berharap dimasa pandemi ini bisa menambah penghasilan petani yang ada di daerah tinggal di dekat hutan,” kata Saleh Patolla Dewan Penasehat Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau (Koprabuh), Selasa, 7 Juli 2020.
 
Putra daerah Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan mengatakan, 
masyarakat bisa menjaga lingkungan sekaligus mendapat penghasilan yang bermanfaat. “Limbah limbah kayu di hutan yang tidak bermanfaat bisa menjadi bermanfaat,” ucapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, melawan virus korona bukan hanya sekedar menghitung jumlah korban, pasien dalam pengawasan, atau yang tengah menderita penyakit korona. Tapi juga perlu memikirkan cara pencegahan yang dijangkau masyarakat. “Jadi perlu ditindakan yang lebih,” imbuhnya.
 
Apa yang dilakukan Saleh pun membuat beberapa tokoh sempat mendatanginya. Mereka berharap Saleh dapat lebih fokus membangun desa kelahirannya yaitu,  Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel).
 
Sebelumnya, Koprabuh memberi dukungan penuh kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3H2) untuk menciptakan formula disinfektan yang sangat ramah lingkungan.
 
Berupa asam kayu yang terbuat dari limbah kayu di hutan. Jadi ada manfaat ganda dari terobosan ini. Selain menghasilkan produk disinfektan yang sangat dibutuhkan guna memerangi Covid-19, juga menjaga kelestarian hutan lewat pemanfaatan limbahnya.  
 
Sementara itu, pihak Koprabuh melalui CEO-nya, Johanes Walean, mengatakan pihaknya telah memprogramkan sosialisasi termasuk juga penyediaan 1.000.000 liter cairan disifektan alami ini untuk penyemprotan gratis di fasilitas-fasilitas publik.
 

 

(YDH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif