Perbedaan Antara Kulit Pria dan Wanita
Kulit pria dan wanita memiliki karakteristik yang berbeda. (Foto: Julie Johnson/Unsplash.com)
Jakarta: Kulit pria dan wanita tentu saja memiliki karakteristik yang berbeda. Kulit pria dianggap lebih tebal dan memiliki kelenjar minyak yang lebih banyak dibandingkan wanita.

Itulah mengapa kulit pria cenderung lebih berminyak daripada wanita. Selain karakterisktik yang berbeda, penanganan bagi kulit pria dan wanita pun berbeda.

“Secara umum kulit pria berubah semenjak akil baligh karena ada faktor hormonal. Selain itu, perbedaan aktivitas antara wanita dan pria juga memengaruhi perbedaan karakteristik kulit antara pria dan wanita,” ujar dr. Eddy Karta, Sp. KK, pada acara peluncuran NovAge Men, di Kawasan Jakarta Pusat, Rabu, 12 September 2018.


(Baca juga: Lima Penyebab Noda Hitam di Wajah)


(“Secara umum kulit pria berubah semenjak akil baligh karena ada faktor hormonal,"  ujar dr. Eddy Karta, Sp. KK, pada acara peluncuran NovAge Men, di Kawasan Jakarta Pusat, Rabu, 12 September 2018. Foto: Rhone/Unsplash.com)

Menurut dr. Eddy, karena pria memiliki kelenjar minyak yang lebih tebal sehingga lebih lama menua. “Selain itu, karena produksi testosteron pada pria mengharuskan pria untuk lebih sering melakukan cukuran sehingga kulitnya akan lebih sering terkikis sehingga penggunaan pelembap pada pria juga sangat penting.” 

“Ketika melakukan shaving seringnya terjadi folikulitis yaitu radang folikel rambut. Biasanya itu dikira jerawat jadi seringnya dipencet. Dan jika terjadi iritasi ringan misalnya tidak berdarah gunakan pelembap seperti minyak kelapa atau zaitun,” tutup dr. Eddy.





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id