Ilustrasi--(Foto:caring.in.net)
Ilustrasi--(Foto:caring.in.net)

Aktivitas yang Pengaruhi Kulit sehingga Terlihat Tua

Rona kesehatan kulit
Sunnaholomi Halakrispen • 13 September 2019 11:22
Jakarta: Jika Anda memiliki beragam aktivitas yang harus dilakukan setiap harinya, tentu kulit menjadi hal pertama yang harus diperhatikan. Apalagi, untuk Anda yang banyak memiliki aktivitas di luar ruangan.
 
Sinar matahari langsung berpengaruh pada kualitas kesehatan kulit. Bahkan, memengaruhi kulit terlihat menjadi lebih tua dibandingkan usia yang sesungguhnya. Padahal, kebanyakan orang meinginkan terlihat lebih muda.
 
Salah satu gangguan kulit yang sering terjadi ialah kulit kusam dan kering. Tak bisa dihindari, berada di luar ruangan sangat bisa membuat kulit menjadi kering. Selain itu, tertawa bahkan tersenyum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lama-lama ototnya membesar dan mengkerut. Makin sering tertawa makin banyak kerutan yang kita lihat di wajah," ujar Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin yang berpraktik di RS Pondok Indah - Puri Indah, dr. Susie Rendra, Sp. KK, di Penang Bistro Jalan Pakubuwono VI No.2 Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 12 September 2019.
 
Kerutan yang terjadi berpengaruh pada penampilan wajah Anda, meski tak terlihat murung. Namun tak dipungkiri, tersenyum dan tertawa membuat aura bahagia terpancar. Perasaan pun memengaruhi tubuh yang terlihat lebih segar.
 
Aktivitas lainnya, mandi di malam hari. Tapi tenang, hal ini hanyalah mitos. Menurut dr. Susie, mandi di malam hari bukan menjadi masalah terkait membuat kulit terlihat lebih tua. Poinnya ada pada suhu air yang digunakan ketika mandi malam.
 
"Mandi air panas bikin kulit kering seakan-akan umurnya terlihat seperti kulitnya ada aging. Bukan mandi malamnya, tapi suhu airnya," imbuhnya.
 
Ia pun memaparkan bahwa mandi air dingin terbilang aman untuk kesehatan kulit. Bahkan di desa yang tidak memiliki sumber air panas masih baik kulit penggunanya. Air dingin tidak membuat orang menjadi rematik.
 
"Kalau dulu orang bilang mandi air dingin bikin rematik. Bukan. Tapi rematik itu biasanya orangnya sudah punya rematik dulu dan pas kena air dingin jadi merasa lebih ngilu," paparnya.
 
Sementara itu, pada usia 30-40 tahun, akan mulai muncul penuaan yang diikuti oleh healing proses yang lambat. Penanganannya, rawatlah kulit dengan krim antiaging. Gunakan juga tabir surya untuk membantu menjaga kelembapan kulit yang tepat untuk jenis kulit Anda.
 
"Early 20 harus sudah dicoba. Tapi krim antiaging itu segambreng jumlahnya. Nah usia 20 tahun cari yang paling ringan. Prinsipnya pencegahan harus dilakukan sedini mungkin. Kalau sudah ada penambahan gangguan ya ditambah krim tertentu," pungkasnya.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif