Apakah Tubuh Membutuhkan Elektrolit?

Raka Lestari 09 Oktober 2018 08:40 WIB
kesehatan
Apakah Tubuh Membutuhkan Elektrolit?
"Natrium ditemukan dalam garam dapur, keripik, sup, makanan kaleng dan kemasan," ucap Kelly Pritchett, PhD, RD, CSSD, asisten profesor di bidang nutrisi dan ilmu olahraga di Central Washington University. (Foto: Sara Dubler/Unsplash.com)
Jakarta: Saat ini, minuman yang mengandung elektrolit sudah banyak dijual di pasaran. Selain itu, elektrolit juga dianggap sebagai salah satu cairan yang bisa mencegah tubuh dari dehidrasi.

Banyak orang yang menganggap bahwa elektrolit hanya bisa dihasilkan dari minuman yang mengandung cairan elektrolit, padahal sebenarnya elektrolit bisa didapatkan dari makanan dan minuman lainnya.

"Pada dasarnya, elektrolit adalah partikel yang membantu tubuh memertahankan keseimbangan cairannya, dengan menjaga cairan dalam kompartemen yang benar," kata Kelly Pritchett, PhD, RD, CSSD, asisten profesor di bidang nutrisi dan ilmu olahraga di Central Washington University. 


Elektrolit membantu menjaga cairan di dalam pembuluh darah kita. Selain itu, elektrolit memengaruhi keasaman darah Anda, fungsi otot Anda, dan bagaimana limbah dan nutrisi berpindah antar sel, menurut MedlinePlus.

Elektrolit secara teknis adalah ion yang membawa muatan listrik dan mereka ditemukan dalam darah Anda dan cairan tubuh lainnya.

(Baca juga: Ini yang Terjadi pada Otak jika Anda Mengalami Dehidrasi)

Anda mendapatkan elektrolit dari mengonsumsi makanan dan minuman. Anda mungkin pernah mendengar beberapa elektrolit sebelumnya, seperti natrium, kalium, kalsium, klorida, dan magnesium yang terdapat dalam banyak makanan dan minuman, kata Dr Pritchett.  

"Natrium ditemukan dalam garam dapur, keripik, sup, makanan kaleng dan kemasan, minuman olahraga, dan kacang-kacangan," katanya. "Sedangkan kalium banyak ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, susu, stroberi, pisang, alpukat, air kelapa, dan minuman olahraga."

Karena air biasa tidak mengandung elektrolit, beberapa perusahaan air minum dalam kemasan akan menambahkan elektrolit untuk menambahkan manfaatnya. Selama Anda tidak sedang sakit, satu-satunya saat di mana Anda perlu mendapatkan elektrolit dari minuman adalah ketika Anda melakukan olahraga berat, berolahraga di panas, atau berolahraga untuk waktu yang lama, katanya.

Jika Anda mengalami ketidakseimbangan elektrolit, gejalanya mirip dehidrasi. "Biasanya ketika seseorang mengalami diare atau muntah yang berkepanjangan, kita menjadi lebih khawatir tentang ketidakseimbangan elektrolit," kata Dr Pritchett. Tetapi sekali lagi, kebanyakan orang yang makan buah dan sayuran yang memadai tidak perlu khawatir tentang asupan elektrolit mereka.






(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id