Apakah menahan kentut dapat menyebabkan efek negatif pada tubuh? Temukan jawabannya di bawah ini. (Foto: Antonino Visalli/Unsplash.com)
Apakah menahan kentut dapat menyebabkan efek negatif pada tubuh? Temukan jawabannya di bawah ini. (Foto: Antonino Visalli/Unsplash.com)

Menahan Kentut Baik atau Buruk?

Rona kesehatan pencernaan
Raka Lestari • 27 Desember 2018 16:09
Jakarta: Terkadang rasa ingin buang angin atau kentut, hadir disaat-saat yang tidak tepat sehingga membuat Anda perlu menahannya. Menahan kentut biasanya membuat seseorang menjadi lebih tegang dan tidak lepas dalam melakukan berbagai gerakan atau aktivitas.
 
Dan mungkin Anda bertanya-tanya, apakah menahan kentut dapat menyebabkan efek negatif pada tubuh? Apakah menahan kentut merupakan sesuatu yang buruk?
 
Dikutip dari Metro.co.uk, jawaban singkatnya adalah iya. Akan lebih baik jika Anda tidak menahan keinginan untuk buang angin tersebut dan membiarkannya begitu saja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tetapi kabar baiknya adalah, dengan menahan kentut mungkin tidak akan menyebabkan hal-hal serius tetapi memang memiliki efek pada tubuh Anda.
 
"Jika Anda mengalami penumpukan gas usus yang berlebihan, itu bisa menyebabkan kembung, yang bisa sangat tidak nyaman, dan akan memalukan juga jika perut Anda mengeluarkan suara-suara berisik yang aneh," ujar Gill Hart, direktur ilmiah YorkTest Laboratories.
 
Menahan Kentut Baik atau Buruk?
(Menahan kentut biasanya membuat seseorang menjadi lebih tegang dan tidak lepas dalam melakukan berbagai gerakan atau aktivitas. Foto: JJ Jordan/Unsplash.com)
 
(Baca juga: Manfaat Lain dari Kentut yang Belum Anda Ketahui)
 
Menahan kentut bisa menyebabkan kembung dan tidak nyaman, dan tentunya Anda menjadi tidak bebas dalam bergerak. Selain itu, ada risiko lain yang mengintai dari menahan kentut, yaitu divertikula meskipun memang itu sangat jarang terjadi.
 
Divertikula merupakan kondisi di mana menahan kentut dapat menyebabkan terbentuknya kantung di dinding usus besar. Dalam kasus yang sangat jarang, kantung ini dapat terinfeksi, yang membuat Anda butuh perhatian medis.
 
Selain itu, menahan kentut juga dapat memicu pengeluaran dalam bentuk lain. Gas tidak akan hilang begitu saja, ketika mereka tidak dikeluarkan beberapa gas juga dapat diserap kembali ke dalam sirkulasi dan dihembuskan dalam napas Anda atau melalui bersendawa.
 
Seperti yang dijelaskan profesor Clare Collins dalam artikel The Conversation, "Menahan kentut terlalu lama akan menyebabkan terjadinya penumpukan gas usus yang pada akhirnya akan lolos melalui kentut yang tak terkendali."
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif