Membatasi Penggunaan Media Sosial Bikin Mental Sehat

Raka Lestari 15 November 2018 15:42 WIB
psikologi
Membatasi Penggunaan Media Sosial Bikin Mental Sehat
Ada beberapa alasan mengapa membatasi penggunaan media sosial. (Foto: Franciele Cunha/Unsplash.com)
Jakarta: Membuka media sosial terlalu sering tentu dapat menimbulkan banyak dampak negatif. Salah satu penyebabnya adalah karena pada umumnya orang-orang akan memposting hal-hal yang baik saja.

Ini tentu saja bisa membuat Anda merasa kurang percaya diri karena sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Namun sebenarnya media sosial merupakan suatu hal yang juga dibutuhkan.

Menurut penelitian yang dipublikasikan pada bulan Desember tahun lalu di Journal of Social and Clinical Psychology, membatasi penggunaan media sosial selama hanya 30 menit sehari dapat mengarah pada hasil kesehatan mental yang lebih baik.


Para peneliti dari University of Pennsylvania mempelajari penggunaan media sosial di antara 143 mahasiswa berusia 18 hingga 22 dalam dua uji coba terpisah.

Satu kelompok diminta untuk tetap menggunakan media sosial seperti biasa dan kelompok lainnya diminta untuk membatasi penggunaan media sosial hingga 10 menit per hari pada platfrom Facebook, Instagram, dan Snapchat.

Ketika para sukarelawan mengurangi penggunaan media sosial mereka hingga 30 menit per hari, mereka mengalami "peningkatan yang signifikan dalam kesejahteraan," yang menunjukkan berkurangnya kesepian dan depresi, menurut para penulis studi.


(Menurut penelitian yang dipublikasikan pada bulan Desember tahun lalu di Journal of Social and Clinical Psychology, membatasi penggunaan media sosial selama hanya 30 menit sehari dapat mengarah pada hasil kesehatan mental yang lebih baik. Foto: Tyler Nix/Unsplash.com)

(Baca juga: Media Sosial jadi "Topeng" Penderita Gangguan Mental)

"Ini sedikit ironis bahwa mengurangi penggunaan media sosial Anda benar-benar membuat Anda merasa kurang kesepian," kata pemimpin penelitian Melissa Hunt kepada ScienceDaily.

"Beberapa literatur yang ada di media sosial menunjukkan ada sejumlah besar perbandingan sosial yang terjadi. Ketika Anda melihat kehidupan orang lain, terutama di Instagram, mudah untuk menyimpulkan bahwa kehidupan orang lain lebih keren atau lebih baik dari Anda," ujar Hunt kepada Science Daily.

Selain itu, ada juga beberapa alasan mengapa membatasi penggunaan media sosial merupakan hal yang baik dilakukan meskipun mungkin Anda tidak pernah bisa membuang sepenuhnya.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 menunjukkan bahwa penggunaan Facebook secara berlebihan dapat meningkatkan rasa depresi dan kesepian.

Dan juga penggunaan media sosial dapat menciptakan perbandingan sosial, yang dapat menyebabkan rasa percaya diri yang lebih rendah. Media sosial tetap bisa menjadi tempat untuk beristirahat sejenak selama tidak dilakukan secara berlebihan.





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id