Profesor Claudio Gil Araujo menulis tentang kekuatan otot yang berkaitan dengan hidup yang lebih lama. (Foto: Pexels.com)
Profesor Claudio Gil Araujo menulis tentang kekuatan otot yang berkaitan dengan hidup yang lebih lama. (Foto: Pexels.com)

Tingkatkan Kekuatan Otot Dapat Perpanjang Usia?

Rona kesehatan
Dhaifurrakhman Abas • 18 April 2019 15:08
Profesor Claudio Gil Araujo menulis tentang kekuatan otot yang berkaitan dengan hidup yang lebih lama. Hasil studinya mencatat atlet laki-laki yang bisa mengangkat beban lebih dari 2,5 watt per kilogram dan 1,4 watt per kilogram untuk perempuan, memiliki umur lebih panjang.
 

 
Jakarta:
Melatih kekuatan otot di pusat kebugaran sering dilakukan untuk membentuk tubuh menjadi sehat dan terlihat lebih ideal. Namun rupanya ada manfaat yang tersembunyi dari melatih kekuatan otot Anda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ternyata meningkatkan kekuatan otot juga bisa memperpanjang usia seseorang. Hal itu diungkapkan oleh penelitian yang diterbitkan European Society of Cardiology.
 
“Studi kami menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa orang dengan kekuatan otot lebih cenderung hidup lebih lama,“ kata Profesor Claudio Gil Araujo, penulis utama penelitian ini.
 
Adapun bentuk latihan kekuatan otot yang dimaksud merupakan koordinasi antara latihan kekuatan dan kecepatan.
 
Sederhannya, kata Araujo, jika normalnya seseorang biasa menaiki tangga selama satu menit, maka Anda harus bisa melakukannya lebih cepat agar mendapatkan manfaat latihan tersebut.
 
“Kebanyakan latihan di pusat kebugaran hanya memikirkan jumlah berat yang diangkat dan jumlah pengulangan tanpa memerhatikan kecepatan. Untuk hasil latihan kekuatan yang optimal, Anda juga harus menambah kecepatan,” jelas Araujo.
 
Tingkatkan Kekuatan Otot Dapat Perpanjang Usia?
(Hasil studinya mencatat atlet laki-laki yang bisa mengangkat beban lebih dari 2,5 watt per kilogram dan 1,4 watt per kilogram untuk perempuan, memiliki umur lebih panjang. Foto: Pexels.com)
 
(Baca juga: Angkat Beban Kurang dari Lima Menit Bisa Mengurangi Risiko Stroke)
 
Penelitian yang dibahas dalam pertemuan EuroPrevent 2019 ini meneliti 3.878 atlet yang berusia 41-85 tahun. Lantas para atlet menjalani tes kekuatan otot menggunakan latihan upright row antara tahun 2001 dan 2016.
 
“Selama masa penelitian, kami menilik kekuatan beban yang mereka lakukan,” ujar dia.
 
Hasilnya adalah atlet laki-laki yang bisa mengangkat beban lebih dari 2,5 watt per kilogram dan 1,4 watt per kilogram untuk perempuan, memiliki umur lebih panjang. Sebaliknya, atlet yang tak biasa melakukan latihan tersebut justru memiliki risiko kematian sebesar empat sampai lima kali.
 
“Usia rata-rata peserta adalah 59 tahun, 5 persen adalah lebih dari 80, dan 68 persen adalah laki-laki. Nilai tertinggi yang dicapai setelah dua atau tiga upaya dengan peningkatan beban dianggap sebagai kekuatan otot maksimal dan dinyatakan relatif terhadap berat badan (yaitu daya per kg berat badan),” kata dia.
 
Araujo mencatat bahwa ini adalah pertama kalinya nilai prognostik kekuatan otot dinilai untuk mengetahui usia seseorang.
 
Sementara itu tim peneliti saat ini sedang meneliti hubungan antara kekuatan otot dan penyebab spesifik kematian termasuk penyakit kardiovaskular dan kanker.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif