Penyebab lain Anda merasa tak nyaman menerima pujian karena pikiran dan perasaan negatif tentang diri sendiri, sehingga tidak sesuai dengan kondisi batin. (Foto: Pexels.com)
Penyebab lain Anda merasa tak nyaman menerima pujian karena pikiran dan perasaan negatif tentang diri sendiri, sehingga tidak sesuai dengan kondisi batin. (Foto: Pexels.com)

Alasan di Balik Rasa Tak Nyaman Saat Dipuji

Rona psikologi
Anda Nurlaila • 15 Mei 2019 18:28
Pujian adalah sesuatu ucapan yang membuat orang yang mendengarnya merasa tersanjung. Pujian juga menunjukkan betapa kita benar-benar menyukai apa yang di katakan, di lakukan, atau dicapai oleh seseorang. Tapi ada sebagian orang yang merasa tak nyaman saat menerima pujian. Ini ada kaitannya dengan pembelajaran yang diterima, yaitu merasa bangga atau senang sama dengan sombong.
 

 
Jakarta: Sanjungan dari orang lain kerap bukan membahagiakan, justru membuat penerimanya tidak nyaman dan aman. Alih-alih menerimanya secara terbuka sebagai hadiah, banyak orang yang merasa pujian justru menjadi masalah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat berhasil menyelesaikan tugas sulit dalam pekerjaan misalnya seseorang sering mendapat pujian, "Anda luar biasa". Seharusnya respons yang umum adalah ucapan "Terima kasih". Namun pujian ternyata membuat sebagian orang resah daripada menerimanya.
 
Hal ini bisa jadi karena sejak kecil Anda diajarkan bahwa merasa bangga atau senang sama dengan sombong. Penyebab lain tidak nyaman menerima pujian karena pikiran dan perasaan negatif tentang diri sendiri, sehingga tidak sesuai dengan kondisi batin.
 
Agar dapat menerima pujian sebagaimana seharusnya, sadarilah perilaku defensif Anda. Mengutip blog WebMD, ada beberapa cara yang umum dilakukan untuk meminimalkan pujian:
 
Alasan di Balik Rasa Tak Nyaman Saat Dipuji
(Terkadang pujian orang membuat orang lain tak nyaman. Ini ada kaitannya dengan pembelajaran yang diterima, yaitu merasa bangga atau senang sama dengan sombong. Foto: Pexels.com)

1. Mengabaikan komentar

Berpura-pura orang lain tidak pernah memuji Anda atau mengalihkan pembicaraan ke topik lain dengan mengangkat bahu sebagai contoh. Ini membuktikan ketidaknyamanan.

2. Mencoba membuktikan Anda tidak layak

Anda mungkin merasa harus membuktikan bahwa orang itu salah dengan segala cara untuk mengecilkan sanjungan tersebut. Sebagai contoh membuat lelucon tentang pujian itu. Atau mengungkap rasa tidak percaya dengan penjelasan, "Semua orang dapat melakukannya."

3. Mengalihkan fokus pada orang lain

Anda secara otomatis meminimalkan pujian dengan memberi pujian yang sama. Langsung mengalihkan pujian untuk Anda kepada orang lain membuktikan Anda merasa tidak layak mendapat sanjungan dari mereka.

4. Menerima pujian dengan bersemangat

Ketidaknyamanan terhadap diri saat menertawakan atau menggelembungkan maknanya. Meski terlihat dari luar menyukai pujian itu, Anda mungkin merasa tidak pantas menerimanya.

5. Curiga

Anda mempertanyakan motif orang lain mengatakan sesuatu yang baik karena Anda merasa tidak pantas menerima pujian itu. Anda mungkin takut terluka, dimanipulasi, atau dikhianati. Jadi, bahkan jika terbuka menerima pujian, Anda merasakan sesuatu yang kurang baik tentang sanjungan tersebut.
 
Tanggapan defensif bukan saja mencegah seseorang menikmati pujian. Tetapi dapat menghilangkan kesempatan orang lain merasa senang menawarkannya. Jawaban seperti "Saya menghargai Anda mengatakan itu. Itu membuat saya merasa baik." Atau cara sederhana dan anggun menerima pujian adalah ucapan "Terima kasih".
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif