Salah satu keluhan terbesar yang dialami orang setelah menjalani diet rendah karbohidrat atau tinggi adalah konstipasi. (Foto: Jessica To'oto'o/Unsplash.com)
Salah satu keluhan terbesar yang dialami orang setelah menjalani diet rendah karbohidrat atau tinggi adalah konstipasi. (Foto: Jessica To'oto'o/Unsplash.com)

Penyebab Terjadinya Sembelit

Rona kesehatan pencernaan
Raka Lestari • 17 September 2018 08:15
Jakarta: Mengalami sembelit tentu tidak menyenangkan. Ada hal-hal yang mungkin dialami jika Anda mengalami sembelit, seperti rasa sakit atau kembung pada perut, dan mungkin juga perut terasa penuh, dan beberapa hal lainnya.
 
Untuk itu, mencegah terjadinya sembelit merupakan hal penting. Mengingat sembelit bisa terjadi karena beberapa hal, mulai dari kebiasaan sehari-hari sampai pola makan Anda sehari-hari. 
 
Dikutip dari Reader's Digest, berikut ini adalah beberapa penyebab terjadinya sembelit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Terlalu banyak duduk
Gaya hidup modern kita yang tidak aktif, tidak hanya buruk untuk berat badan tetapi juga bagi pencernaan, kata Atif Iqbal, MD, seorang gastroenterologist dan direktur medis dari Digestive Care Center di Orange Coast Memorial Medical Center.
 
Duduk dalam waktu yang cukup lama dapat berdampak pada usus besar Anda, dan dapat menyebabkan konstipasi. Istirahatlah dengan berdiri atau bergerak secara teratur ketika Anda harus duduk dalam waktu cukup lama agar terhindar dari konstipasi. 
 
Penyebab Terjadinya Sembelit
(Gaya hidup modern kita yang tidak aktif, tidak hanya buruk untuk berat badan tetapi juga bagi pencernaan, kata Atif Iqbal, MD, seorang gastroenterologist dan direktur medis dari Digestive Care Center di Orange Coast Memorial Medical Center. Foto: Carlos Arthur/Unsplash.com)
 
(Baca juga: Cara Mengatasi Konstipasi yang Anda Alami)
 
2. Pola makan yang mengandung susu dan produk olahan susu
Menurut Dr Iqbal, susu dan produk olahan susu dapat menjadi salah satu penyebab konstipasi. Meskipun semua jenis olahan susu dapat menyebabkan konstipasi, keju bisa menjadi salah satu penyebab yang paling utama. Untuk itu, pastikan mengonsumsi makanan yang kaya akan serat agar pencernaan Anda menjadi lancar. 
 
3. Depresi
"Depresi memperlambat metabolisme Anda secara keseluruhan," Dr Iqbal menjelaskan. Lebih buruk lagi, obat yang paling sering diresepkan untuk mengobati depresi juga dapat menyebabkan sembelit. 
 
Ada banyak terapi nonfarmasi untuk depresi yang telah ditunjukkan dalam penelitian yang sama efektifnya dengan obat-obatan, seperti terapi perilaku kognitif, latihan, dan meditasi.
 
4. Diet rendah karbohidrat
Salah satu keluhan terbesar yang dialami orang setelah menjalani diet rendah karbohidrat atau tinggi adalah konstipasi. Dr Iqbal mengatakan, "Makan diet yang berfokus pada daging, telur, dan lemak menyisakan sedikit ruang untuk serat."
 
Fokus pada hanya menghilangkan karbohidrat sederhana, seperti makanan manis dan roti tawar. Untuk menjaga usus besar Anda sehat dan mencegah sembelit, pastikan Anda mendapatkan setidaknya lima porsi buah dan sayuran sehari.
 
5. Terlalu banyak serat
Meskipun serat dapat mencegah atau mengurangi konstipasi, terlalu banyak mengonsumsi serat juga dapat menurunkan kepekaan lapisan perut Anda, yang membuatnya kurang responsif terhadap sinyal untuk buang air besar, kata Dr Iqbal. Hal ini terutama terjadi ketika seseorang mendapatkan serat dalam jumlah banyak seperti pada suplemen atau obat-obatan. 
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif