Apakah orang kurus aman dari penyakit diabetes? Simak jawaban dari dr. Dante S. Harbuwono. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Apakah orang kurus aman dari penyakit diabetes? Simak jawaban dari dr. Dante S. Harbuwono. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Apakah Orang Kurus Tidak akan Terkena Diabetes?

Rona diabetes
Raka Lestari • 10 Juli 2020 14:09
Jakarta: Seseorang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas, biasanya diasosiasikan dengan berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah penyakit diabetes. Salah satu musisi Indonesia yang berpulang pada hari ini karena diabetes adalah Papa T Bob.
 
Kabar duka Papa T Bob meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2020 disiarkan melalui pesan berantai. "Telah berpulang ke rahmatullah saudara kita, sahabat kita, Papa T Bob (Erwanda Lukas) pada hari Jum'at, jam 10.35 tgl. 10 Juli 2020," bunyi isi pesan tersebut. Pesan berantai itu dikonfirmasi oleh anak dari Papa T Bob, Vargo T Bob. 
 
Penyakit diabetes sendiri sering disebut-sebut sebagai mother of disease karena bisa menyebabkan berbagai komplikasi penyakit. Namun, apakah jika seseorang memiliki berat badan yang ideal tidak bisa terkena diabetes?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Jadi diabetes itu terbentuk dari dua hal utama, yaitu pertama adalah faktor genetik dan yang kedua adalah faktor gaya hidup atau lifestyle seseorang,” ujar dr. Dante S. Harbuwono, Sp.PD, Ph.D, KEMD, Kepala Divisi Metabolik Endokrin Departemen Penyakit Dalam FKUI/RSCM dalam acara Beat Diabetes Online Festival, Jumat, 10 Juli 2020.
 
Menurut dr. Dante, seseorang yang mengalami kegemukan dan obesitas biasanya terjadi karena faktor gaya hidup. “Jika seseorang mengalami obesitas karena gaya hidup, maka bisa menyebabkan insulin tidak bekerja. Kita semua punya hormon insulin. Fungsi insulin untuk menurunkan gula darah,” jelasnya. 
 
“Nah, pada orang obesitas itu bisa menyebabkan insulin mereka tidak bekerja. Lalu kemudian menyebabkan gula darah naik, maka terjadilah diabetes. Itu kalau seseorang mengalami diabetes karena gaya hidup,” ujar dr. Dante. 

Faktor genetik

Kemudian ada faktor lain yang dapat menyebabkan diabetes, yaitu faktor genetik seseorang. “Kemudian ada faktor genetik yang bisa juga menyebabkan diabetes. Ini tidak perlu menjadi obesitas terlebih dahulu, yang berat badan normal pun bisa mengalaminya,” ujar dr. Dante. 
 
“Kalau yang tidak gemuk ini, pankreas yang kena. Pasien diabetes yang kurus ini biasanya insulinnya sedikit karena pankreas mereka tidak bisa memproduksi insulin. Produksi insulin yang sedikit ini juga bisa menyebabkan gula darah naik dan akhirnya terkena diabetes,” kata dr. Dante. 
 
Meskipun memang, menurut dr. Dante orang yang mengalami obesitas berisiko lebih tinggi untuk terkena diabetes. “Untuk itu tetap harus melakukan kontrol teratur dan melakukan identifikasi apakah kita memiliki kemungkinan terkena diabetes atau tidak,” saran dr. Dante. 
 
“Jika salah satu orang tua, baik itu ayah maupun ibu menderita diabetes maka keturunannya akan memiliki kemungkina terkena diabetes 30 persen. Kalau kedua orang tuanya terkena diabetes, maka keturunannya akan berisiko 60 persen terkena diabetes. Dan jika kedua orang tuanya terkena diabetes pada usia lebih dari 40 tahun maka keturunannya akan berisiko terkena diabetes sebanya 60 – 80 persen,” tutup dr. Dante. 
 

 

(TIN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif