Empat yang Terjadi pada Tubuh ketika Anda Putus Cinta
(Foto: Reader Digest)
Jakarta: Patah hati memang tidak mudah untuk dijalani. Seringkali, tidak hanya pikiran saja yang kacau, tetapi juga kesehatan fisik secara keseluruhan. 

Dilansir dari Reader Digest, ada beberapa reaksi fisik yang terjadi ketika Anda mengalami patah hati. 

1. Melawan atau lari


Dua hal di atas adalah respons alami tubuh jika ada ancaman terhadap kelangsungan hidup. Menurut psikolog Erika Martinez, perpisahan dapat memberi semacam efek seperti singa mengejar Anda, termasuk gemetar, konsentrasi yang buruk, dan pikiran yang mengganggu. 

Namun, reaksi tersebut biasanya terjadi sementara dibandingkan dengan stres yang merupakan dampak dari perpisahan itu sendiri. Stres yang dihasilkan dari perpisahan berlangsung lebih lama dan dapat menyebabkan kecemasan kronis. Jika dibiarkan dan tidak tertangani, bisa menjadi depresi.

2. Nafsu makan menurun

Ciri khas tekanan mental adalah perubahan tidur dan makan yang signifikan. Stres jangka panjang memicu pelepasan kortisol yang membatasi aliran darah ke sistem pencernaan. Akibatnya, nafsu makan bisa berkurang atau Anda lebih memilih makanan-makanan yang menenangkan. 

Begitu juga dengan kebiasaan tidur. Stres bisa memicu hipersomnia atau insomnia yang berakibat pada sakit kepala, tubuh lemas, motivasi rendah, kecemasan, dan depresi.

3. Semakin terobsesi dengan mantan

Studi tahun 2011 yang dilakukan peneliti di Columbia University menunjukkan bahwa ketika Anda mengalami putus cinta dan merindukan sesuatu yang pernah menjadi bagian penting dari hidup Anda, maka perasaan itu akan berubah menjadi obsesi. 

Peneliti melihat bagian otak yang terpengaruh adalah bagian yang sama yang terjadi pada pecandu kokain saat mengalami sakaw. 

4. Menurunnya kekebalan tubuh

Patah hati akan mengambil alih fungsi organ dengan mematikan bagian tertentu dari sistem kekebalan yang membantu memerangi virus. Maka wajar jika Anda merasa lebih lemas setelah putus cinta. 






(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id