Olahraga Kekuatan Bantu Turunkan Risiko Depresi

Sri Yanti Nainggolan 11 Mei 2018 13:46 WIB
kesehatan
Olahraga Kekuatan Bantu Turunkan Risiko Depresi
Sebuah penelitian yang dipublikasi dalam jurnal JAMA Psychiatry menemukan bahwa olahraga resistensi seperti angkat besi dan latihan kekuatan berhubungan dengan penurunan gejala depresi. (Foto: Foto: Courtesy of Viktor/Instagram @victorious_fit)
Jakarta: Berbagai penelitian menyimpulkan bahwa olahraga kekuatan baik untuk tubuh dan pikiran. 

Sebuah penelitian yang dipublikasi dalam jurnal JAMA Psychiatry menemukan bahwa olahraga resistensi seperti angkat besi dan latihan kekuatan berhubungan dengan penurunan gejala depresi. 

"Olahraga ini dapat bekerja sebagai pengobatan awal untuk depresi, selain antidepresan dan terapi perilaku," ujar peneliti Brett Gordon dari University of Limerick, Irlandia. 


Beberapa penelitian lain juga menyebutkan bahwa dengan meningkatkan aliran darah ke otak, olahraga tersebut dapat mengubah struktur dan fungsi otak, menciptakan sel-sel otak baru dan memicu pelepasan bahan kimia yang meningkatkan suasana hati seperti endorfin.

Gordon dan rekan-rekannya menganalisa 33 uji klinis yang melibatkan 2 ribu orang untuk melihat efek latihan ketahanan terhadap gejala depresi.

(Baca juga: Olahraga Aerobik Tingkatkan Fungsi Kognitif Penderita MCI)


(Latihan aerobik, kardio dan yoga, juga dapat menurunkan gejala depresi.Foto: Matthew Kane/Unsplash.com)

Hasilnya, mereka menemukan bahwa latihan kekuatan berkaitan dengan perbaikan dalam gejala depresi seperti suasana hati yang buruk, kehilangan minat dalam berkegiatan dan perasaan tidak berharga, terlepas dari usia seseorang, jenis kelamin, status kesehatan, latihan rutin tertentu atau peningkatan kekuatan fisik.

"Menariknya, perbaikan yang lebih besar ditemukan pada orang dewasa dengan gejala depresi ringan sampai sedang yang melakukan latihan kekuatan, dibandingkan dengan orang dewasa yang tak melakukannya," kata Gordon.

Karena para peneliti melihat peningkatan yang berkaitan dengan berbagai program latihan kekuatan, Gordon mengatakan dia tidak dapat menyebutkan satu regimen latihan terbaik untuk kesehatan mental seseorang. 

Dia merekomendasikan mengikuti pedoman yang diberikan oleh American College of Sports Medicine, yaitu melakukan latihan kekuatan setidaknya dua hari per minggu dengan melakukan 8 hingga 12 pengulangan dari delapan hingga 10 latihan penguatan kekuatan yang berbeda setiap kali.

Meskipun penelitian tersebut secara khusus berfokus pada olahraga ketahanan, banyak bukti menunjukkan bahwa bentuk lain dari aktivitas fisik, seperti latihan aerobik, kardio dan yoga, juga dapat menurunkan gejala depresi.





(TIN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360