Dengan bersyukur berarti Anda menghabiskan lebih sedikit waktu untuk berfokus pada kesulitan yang dihadapi.(Ilustrasi/Pexels).
Dengan bersyukur berarti Anda menghabiskan lebih sedikit waktu untuk berfokus pada kesulitan yang dihadapi.(Ilustrasi/Pexels).

Manfaat Bersyukur bagi Otak Anda

Rona psikologi
Raka Lestari • 19 November 2019 14:05
Jakarta: Bersyukur atau berterima kasih atas apa yang dimiliki merupakan hal yang sangat kuat. Para peneliti mulai mencari tahu apa saja manfaat bersyukur dan menemukan bahwa mengekspresikan rasa syukur terhadap orang lain dapat memiliki efek positif pada kesehatan fisik dan psikologis.
 
“Rasa syukur adalah sumber daya yang berharga dalam menciptakan kebahagiaan dan membantu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan,” jelas Dr Fuschia Sirois Ph.D., seorang peneliti di Department of Psychology di  University of Sheffield.
 
Berdasarkan ilmu pengetahuan, mempraktikkan rasa syukur memiliki dampak yang cukup besar bagi kesehatan fisik. "Sampai saat ini kami telah menemukan bahwa manfaat dari memiliki rasa bersyukur memiliki efek baik untuk mereka yang mengalami penyakit radang usus, radang sendi, dan fibromyalgia,” ujar Dr Sirois kepada Bustle.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan pada irang dengan beberapa penyakit dan dukungan sosial yang rendah, dengan melakukan rasa syukur dapat menurunkan risiko depresi hingga enam bulan kemudian. Terlebih lagi, efeknya cukup dapat dirasakan pada mereka yang mengalami fibromyalgia, dimana kondisinya sangat menyakitkan.
 
“Memiliki penyakit fibromyalgia dapat lebih sulit dan membuat seseorang lebih sulit menemukan hal untuk disyukuri,” ujar Dr Sirois.
 
Bersyukur juga dapat membuat seseorang merasa lebih baik karena dengan bersyukur dapat meningkatkan ikatan dengan orang lain dan membantu kita menjaga diri sendiri. Penelitian yang dipublikasikan dalam Personality & Individual Differences pada 2013 juga menunjukkan bahwa rasa syukur mungkin memiliki efek kesehatan positif secara tidak langsung karena memotivasi kita untuk mencari perawatan diri, seperti berolahraga, makan makanan padat gizi, dan pergi ke dokter ketika kita sakit.
 
Dr Sirois menjelaskan mengapa rasa sykur bisa sangat kuat dari segi neurologis dan psikologis. “Rasa syukur membantu seseorang dalam mengalihkan perhatian kepada hal-hal positif ketika mereka berhadapan dengan situasi yang negatif atau membuat stres,” katanya.
 
Dengan bersyukur berarti Anda menghabiskan lebih sedikit waktu untuk berfokus pada kesulitan yang dihadapi. "Dengan bersyukur juga berarti Anda bisa melihat sesuatu secara lebih luas, yang dapat membantu mengkontekstualisasikan masalah dan memberikan sudut pandang yang lebih baik,” tutup Dr Sirois.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif