Foto: Freepik
Foto: Freepik

Sperma Sehat vs Encer, Kenali Perbedaan dan Solusinya

Rona tips kesehatan Sperma Sehat peleburan sel sperma dan sel telur warna sperma Kesehatan Sperma
Medcom • 14 Agustus 2020 18:00
Jakarta: Salah satu faktor penentu kesuburan pria adalah sperma sehat. Sperma memiliki efek signifikan bagi kehidupan seorang pria dan rumah tangganya. Terlebih, bila dikaitkan dengan konsep "kejantanan" pria dan kehidupan sosialnya.
 

Mengenali sperma 

Jurnal Human Reproduction tahun 2017, melaporkan, secara global, terjadi penurunan drastis jumlah volume sperma sejak tahun 1973 hingga 2011. Analisa tersebut didapatkan dari penelitian atas 43.000 pria di seluruh dunia.
 
Sperma yang baik dan sempurna adalah sperma yang mampu membuahi sel telur dan memberi peran positif pada pembentukan keseluruhan proses kehamilan. Sebaliknya, sperma tidak sehat memiliki kekurangan pada proses mencapai atau membuahi sel telur, atau tidak berperan pada pembentukan keseluruhan proses kehamilan.
 
Sperma tidak sehat ini sering dijuluki dengan sperma encer. Julukan itu tidak sepenuhnya tepat. Sebab, kata 'encer' ditujukan pada air mani yang tidak kental. Air mani encer sebenarnya lebih tepat dijadikan sinyal bahwa jumlah sperma tidak banyak.
 

Sperma dikatakan sehat bila:

1. Terdapat 15 juta, atau lebih, sperma di tiap milimeter (ml) air mani. Makin banyak sperma berarti makin baik. Sebaliknya, bila kurang dari 15 juta/ml, berarti sperma tidak sehat. Atau disebut sperma encer.
 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Halaman Selanjutnya
2. Dari 15 juta sperma…
Read All


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif