Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Apakah Makanan Sehat Selalu Lebih Mahal?

Rona makanan sehat
Raka Lestari • 03 Juli 2020 15:40
Jakarta: Setiap orang tentunya akan berusaha untuk memilih makanan yang sehat. Namun sayangnya, makanan sehat identik dengan harga atau biaya yang lebih mahal.
 
Tak ayal, banyak orang yang ragu untuk memilih makanan sehat. Padahal sebenarnya, dengan kekayaan alam yang ada di Indonesia pun kita bisa tetap mendapat makanan sehat dengan harga yang terjangkau.
 
“Mungkin sekali untuk tetap bisa makan sehat namun tetap hemat. Di Indonesia banyak sekali pilihan bahan makanan. Misalnya saja untuk beras, tidak harus selalu beras merah atau beras coklat karena yang terpenting adalah kandungan zat gizi di dalamnya,” ujar dr. Lady Dhita Alfara, M.Gizi, SpGK, dokter spesialis gizi klinik, dalam Webinar Media Academy 'Pola Makan Hemat dan Sehat Untuk Menjaga Imunitas'.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Tidak ada perbedaan yang besar sebenarnya menggunakan bahan makanan yang lebih mahal berarti lebih baik dibandingkan yang murah. Kita tetap bisa memilih bahan makanan yang murah dan mudah dijangkau yang ada di sekitar kita,” ujar dr. Dhita.
 
Misalnya kalau beras merah terlalu mahal, bisa dicampur dengan beras putih. Dan memang jika menggunakan beras sehari-hari yang biasa dikonsumsi pun jika pengolahannya tepat, maka bisa tetap memenuhi kebutuhan zat gizi pada tubuh.
 
“Hal ini karena yang terpenting adalah kandungan gizinya. Beras misalnya, yang penting kan kandungan karbohidrat di dalamnya. Di sekitar kita pun ada banyak bahan makanan yang sudah bisa mencukupi kebutuhan gizi kita,” ujar dr. Dhita.
 
Selain itu, menurut dr. Dhita ada banyak bahan makanan pengganti, jika salah satu jenis bahan makanan memang cukup mahal. Misalnya, lauk pauknya ada yang lebih mahal. Sebenarnya itu bisa diganti dengan yang lain.
 
"Ikan salmon kalau terlalu mahal, bisa diganti dengan ikan laut dalam yang lain. Seperti ikan kembung atau ikan sarden. Itu tetap bergizi karena kandungan omega 3 nya sangat bagus,” tutup dr. Dhita.
 

(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif