Benarkah pagi hari membuat Anda jadi lebih cemas? Berikut informasi selengkapnya. (Foto: Pexels.com)
Benarkah pagi hari membuat Anda jadi lebih cemas? Berikut informasi selengkapnya. (Foto: Pexels.com)

Benarkah Kecemasan Semakin Buruk di Pagi Hari?

Rona kesehatan mental
Raka Lestari • 19 Februari 2020 17:22
Jakarta: Pada dasarnya gangguan kecemasan atau anxiety bisa terjadi kapan saja. Dan ketika hal itu terjadi, bisa sangat buruk bagi mereka yang mengalaminya. Meskipun memang gangguan kecemasan dapat menyebabkan kebiasaan tertentu bagi sebagian orang, dan gejalanya semakin buruk di pagi hari.
 
“Pada pagi hari, sangat mudah bagi kita untuk memikirkan apa yang akan dilakukan selama satu hari penuh dan sangat mungkin bisa menyebabkan pikiran negatif mengenai apa yang akan dihadapi selama hari itu,” jelas Dr Elena Touroni, Konsultan Psikolog dan salah satu pendiri London's The Chelsea Psychology Clinic.
 
Dan ternyata ada alasan ilmiah mengapa kecemasan bisa begitu umum di pagi hari bagi sebagian orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bagi kebanyakan orang, hormon stres kortisol berada paling tinggi pada jam pertama setelah bangun, yang memang membantu kita untuk tetap waspada dan fokus di pagi hari," kata Elena.
 
“Namun, tidur dengan perasaan cemas dapat menyebabkan kadar kortisol melonjak terlalu dini, yang mungkin membuat Anda bangun dengan pikiran yang berlebihan. Kadar gula darah juga lebih rendah di pagi hari, yang dapat memicu kecemasan bagi mereka yang rentan untuk itu,” tambah Dr Elena.
 
Ia menyarankan jika Anda mengalami kecemasan yang meningkat di pagi hari usahakan untuk melakukan beberapa hal yang bisa membuat Anda merasa rileks untuk membantu menenangkan pikiran Anda.
 
“Kita semua mengalami hari-hari yang baik dan buruk, dan dengan melatih pikiran untuk fokus selama beberapa saat bisa membantu menenangkan pikiran emosional Anda.”
 
Stephen Buckley, head of information dari Mind juga menambahkan bahwa melakukan olahraga dan pola makan yang baik dapat memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan mental Anda.
 
"Aktivitas fisik bermanfaat bagi kesehatan mental kita karena melepaskan endorfin (hormon bahagia) dan mengurangi kadar kortisol (hormon stres),” kata Stephen.
 
"Makan secara teratur, menjaga agar gula darah berada dalam kondisi normal Anda, tetap terhidrasi dan mengelola asupan kafein dapat membantu menjaga mental kita tetap sehat,” tutupnya.
 

 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif