Ini tata laksana anak yang alergi susu sapi menurut IDAI. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Ini tata laksana anak yang alergi susu sapi menurut IDAI. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Tata Laksana Alergi Susu Sapi Menurut IDAI

Rona kesehatan anak perkembangan anak
Kumara Anggita • 29 Juni 2020 11:00
Jakarta: Alergi susu sapi sering terjadi pada anak di awal kehidupannya. Tentunya hal ini tidak mudah bagi para orang tua karena mereka jadi harus dengan hati-hati memberikan makanan.
 
Untuk itu, Konsultan Alergi dan Imunologi Anak, Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA (k), M.Kes memberikan arahan untuk para orang tua dalam menghadapi situasi ini. Berikut tata laksana alergi susu sapi menurut IDAI (Ikatan Dokter Anak Indnesia).

Hindari protein susu sapi dan produknya

Hal pertama yang dilakukan adalah melakukan pengindaraan protein susu sapi dan produknya. Ia menganjurkan agar anak mendapatkan ASI Ekslusif karena ini adalah asupan terbaik untuk anak bayi. 
 
“Berikan susu ASI namun di sini ibu harus pantang protein susu sapi dan produknya,” jelasnya. Kendati demikian, tak semua anak bisa mendapatkan ASI tersebut. Maka orang tua bisa mengalihkannya ke susu formula saja. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ada tiga pilihan susu formula dari UKK alergi imunologi IDAI 2016 antara lain :

- Formula terhidrolisis ekstensif
Untuk gejala alergi berat

- Formula asam amino
Untuk gejala alergi ringan ke sedang
 
- Formula kedelai
Untuk gejala alergi ringan-sedang
 
Selanjutnya, beriringan dengan waktu anak harus mendapatkan asupan lain selain susu. Anda bisa memberikan produk olahan dengan selalu memerhatikan label. Pastikan tidak ada kandungan kasein dan whey yang merupakan protein dalam susu sapi yang menyebabkan reaksi alergi.
 
Itulah tata laksana menghadapi anak yang memiliki alergi susu sapi. Berkonsultasilah dengan tenaga ahli yang saat ini bisa juga dilakukan melalui telepon maupun online. Serta jangan lupa mengendalikan faktor penyebabnya dengan nutrisi alternatif yang tepat dan aktivitas fisik sesuai usianya. Dengan seperti itu, gejala yang muncul bisa teratasi.
 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif