Ilustrasi: (Foto:Antara/KEMENTERIAN LUAR NEGERI RI)
Ilustrasi: (Foto:Antara/KEMENTERIAN LUAR NEGERI RI)

Kemenkes Kirim Mesin Pengolah Sampah Medis ke Natuna

Rona Virus Korona Coronavirus
Sunnaholomi Halakrispen • 04 Februari 2020 17:36
Jakarta: Sebayak 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang dari Tiongkok telah dikarantina di Natuna. Mereka membutuhkan logistik selama masa karantina.
 
Kementerian Kesehatan RI memasok alat kesehatan dan alat pelindung diri. Termasuk, ratusan pack alat kesehatan lingkungan, masker, serta dua unit mesin pengolah sampah medis (Autoclave).
 
Dilansir dari laman resmi Kemenkes RI, bantuan tersebut tiba di lokasi karantina pada kemarin malam atau Senin, 3 Februari 2020. Bantuan diangkut menggunakan pesawat Hercules. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


WNI yang dievakuasi dari Wuhan akan dikarantina selama 14 hari. Sebanyak 238 orang, termasuk lima orang tim aju atau tim pendahulu. Serta 42 orang tim penjemput yang berada di area karantina menjadi tanggungjawab pemerintah.
 
Tidak hanya memastikan mereka terbebas dari penyebaran nCoV atau novel coronavirus. Tetapi, pemerintah juga menjamin memenuhi ketersedian logistik yang diperlukan dengan pertimbangan kesehatan dan keamanan.
 
Sebelumnya, pemerintah berhasil menjemput 238 warga serta lima orang tim aju ke Indonesia. Jumlah tersebut berkurang tujuh orang dari yang direncanakan. 
 
Tercatat empat orang mengundurkan diri karena alasan pribadi dan tiga orang dinyatakan tidak lolos skrining kesehatan oleh Pemerintah Tiongkok. Tiga WNI yang tidak lolos skrining kesehatan tersebut disebabkan dua orang batuk pilek dan satu orang demam.
 
Hingga kini, pemerintah Indonesia melalui Konsulat Jenderal Republik Indoensia (KJRI) terus mendampingi dan memantau perkembangan kesehatan mereka.
 

 
(YDH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif