Ini Sebab Wanita Sering Nyeri Perut Bawah

Torie Natalova 12 Januari 2018 16:23 WIB
kesehatan
Ini Sebab Wanita Sering Nyeri Perut Bawah
(Jika rasa sakit Anda dialami tidak pada waktu dua minggu sebelum haid atau berlangsung selama lebih dari tiga hari, segera periksakan ke dokter. (Foto: Chang Liu/Unsplash.com)
Jakarta: Wanita seringkali mengalami sakit atau nyeri di satu sisi bagian perut. Umumnya, rasa sakit ini datang setiap bulan terutama menjelang haid.

Secara teknis, ini menggambarkan rasa sakit ovulasi yang tajam di satu sisi perut bagian bawah yang terjadi sebulan sekali, sekitar waktu ovarium Anda melepaskan sel telur ke dalam tuba falopi. Menurut Mayo Clinic seperti dilansir dari Womenshealthmag.com, beberapa wanita bisa merasakan saat mereka melepaskan sebutir telurnya.

Sel telur pada wanita bisa jadi hal yang rumit. Wanita memiliki sekitar dua juta sel telur yang belum matang dan disebut dengan folikel.


Berbeda dengan pria yang terus menciptakan sperma sepanjang hidupnya, sel telur memiliki keterbatasan. Meskipun setiap wanita berbeda, 95 persen wanita akan memiliki kurang dari 12 persen sel telur mereka yang ditinggalkan pada usia 30 tahun.

Pada usia 40 tahun, angka tersebut akan turun menjadi tiga persen. Ini berarti Anda akan kehilangan sekitar 8000 sel telur per bulannya. Ketika semua telur hilang, seorang wanita akan dikatakan tidak subur lagi.

(Baca juga: 7 Makanan Pereda Nyeri Haid)

Selama masa subur Anda, satu telur matang di salah satu ovarium dan setiap dua minggu sebelum haid dimulai, indung telur mengirimkan sinyal ke otak Anda bahwa inilah saatnya untuk mengeluarkan telurnya.


(Jika rasa sakit Anda dialami tidak pada waktu dua minggu sebelum haid atau berlangsung selama lebih dari tiga hari, segera periksakan ke dokter. Foto: Sarah Diniz Outeiro/Unsplash.com)

Telur akan dilepaskan dari folikel atau kista yang berkembang di ovarium. Tapi, karena tidak ada bukaan di ovarium, telur tersebut benar-benar menerobosnya.

Beberapa wanita mungkin tidak merasakan kondisi ini, tapi sebagian merasakan nyeri yang tajam dan singkat, kadang disertai dengan sakit yang berkepanjangan di sisi tempat telur dilepaskan.

Bagaimana cara mengatasinya?
Karena nyeri ovulasi biasanya singkat dan ringan, Anda tidak perlu melakukan apapun. Tapi, jika sangat mengganggu aktivitas, coba untuk meredakannya memakai ibuprofen.

Perlu diketahui bahwa tidak semua sakit perut di pertengahan siklus haid adalah nyeri ovulasi. Hal-hal seperti kista ovarium, fibroid, jaringan parut, kanker, dan kehamilan ektopik yang mengancam jiwa terkadang dapat menyebabkan rasa sakit serupa pada awalnya.

Jika rasa sakit Anda dialami tidak pada waktu dua minggu sebelum haid atau berlangsung selama lebih dari tiga hari, mungkin ini tidak terkait dengan ovulasi. Segera periksakan diri ke dokter jika mengalaminya.











(TIN)