Ilustrasi--Shutterstock
Ilustrasi--Shutterstock

Ketahui Gejala Autisme

Rona kesehatan
Sunnaholomi Halakrispen • 09 Juli 2019 14:28
Kebiasaan anak yang tidak biasa jangan disepelekan. Orangtua harus memberikan perhatian penuh kepada anak. Sebab, sangat penting untuk mengetahui bagaimana mengidentifikasi tanda dan gejala autisme.
 

Jakarta:
Gangguan spektrum autisme (ASD) dapat terlihat berbeda pada orang yang berbeda. Perkembangan gangguan ini yang memengaruhi cara orang berkomunikasi, berperilaku, atau berinteraksi dengan orang lain. Gejalanya bisa sangat ringan atau sangat parah.
 
Dilansir webmd, beberapa anak yang berada dalam spektrum mulai menunjukkan tanda-tanda awal dalam beberapa bulan. Pada beberapa orang, mungkin saja memiliki perkembangan normal dalam beberapa bulan atau tahun pertama, namun kemudian mulai muncul gejalanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, sejumlah orangtua dari anak-anak yang mengidap autisme melihat masalah pada anak mereka saat mencapai 12 bulan hingga dua tahun. Ada juga anak yang memiliki gejala sepanjang hidup mereka juga membaik ketika usianya bertambah.
 
Beberapa orang mungkin memiliki masalah yang sangat mencolok dan yang lain mungkin tidak mencolok. Benang merahnya, perbedaan dalam keterampilan sosial, komunikasi, dan perilaku, dibandingkan dengan orang-orang yang tidak mengalaminya.
 
Pada keterampilan sosial, contohnya ketika seorang anak berkebutuhan khusus mengalami kesulitan berinteraksi dengan orang lain. Masalah dengan keterampilan sosial merupakan gejala yang paling umum.
 
Gejala sosial biasanya ditunjukkan pada saat anak berusia 8 hingga 10 bulan. Biasanya, anak tidak bisa menanggapi namanya pada ulang tahun pertamanya.
 
Kemudian, ia menjadi tidak tertarik untuk bermain, berbagi, atau berbicara dengan orang lain. Ya, anak lebih suka menyendiri. Menghindari atau menolak kontak fisik, menghindari kontak mata.
 
Bakan, ketika dia marah, dia tidak ingin dihibur. Ia tidak memahami emosi dari dirinya maupun emosi dari orang lain. Perihal komunikasi, sekitar 40 persen penderitanya tidak berbicara sama sekali dan antara 25 persen hingga 30 persen mengembangkan beberapa keterampilan bahasa selama masa bayi.
 
Sebagian besar memiliki beberapa masalah dengan komunikasi, yaitu keterampilan bicara dan bahasa yang tertunda. Juga suara datar, berbicara seperti robot, atau menggunakan frasa yang sama secara berulang kali.
 
Ada juga yang tidak menggunakan atau jarang menggunakan gerakan umum seperti menunjuk atau melambai. Mereka pun tidak memahami bercanda dengan bagaimana pun bentuknya.
 
Sedangkan, pada pola perilaku, anak-anak penderita autisme bertindak dengan cara yang tampak tidak biasa atau memiliki minat yang tidak khas. Perilaku berulang seperti mengepakkan tangan, mengayun, melompat, atau memutar-mutar.
 
Perilaku bergerak konstan atau mondar-mandir, memiliki rutinitas tertentu yang kemudian menjadi marah ketika rutinitas tersebut diubah. Sensitivitas ekstrem terhadap sentuhan, cahaya, dan suara.
 
Apabila gejala-gejala tersebut terjadi, lakukan perawatan secara intensif. Meskipun gejalanya sering kali tidak terlihat saat dini, perhatikan dengan seksama. Sebab, sangat penting untuk mengetahui bagaimana mengidentifikasi tanda dan gejala autisme. Selain itu, buatlah janji dengan dokter anak untuk mengetahui perkembangan spesifik.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif