Benarkah Anak <i>Ngiler</i> Tanda <i>Ngidam</i> yang Tak Kesampaian?
Kalau Anda berpikir bahwa semua bayi yang mengalami drooling bisa dicegah, ternyata tidak. (Foto: Johann Walter Bantz/Unsplash.com)
Jakarta: Berapa banyak yang percaya kalau anak mengiler tanda ibu saat ngidam tak kesampaian? Ternyata hal tersebut hanya mitos semata. Karena menurut dr. Mulya Rahma Karyanti, SpA (K) ternyata hal tersebut tidaklah benar (tak ada kaitannya).

Dan jika beranggapan ketika sudah dibelikan makanan yang diidamkan saat ngidam, lalu si kecil akan berhenti ngiler, itu pun sama tidak benarnya.

Mengenal fenomena ngiler
Ngiler atau yang biasa suka disebut dengan “ngeces”, menurut dr. Mulya biasanya suka terjadi pada anak bayi sampai dengan balita, dan dalam dunia medis disebut juga dengan istilah drooling.




(Jika beranggapan ketika sudah dibelikan makanan yang diidamkan saat ngidam, lalu si kecil akan berhenti ngiler, itu pun sama tidak benar. Karena itu hanya mitos semata. Foto: Sharon McCutcheon/Unsplash.com)

(Baca juga: Tanda Dot Bayi Mesti Diganti)

Lebih lanjut dr. Mulya menerangkan bahwa,“Dari aspek medis, drooling adalah produksi air liur yang keluar dari mulut. Drooling dapat disebabkan oleh karena produksi berlebihan dari air liur, ketidakmampuan mulut untuk menahan air liur, atau adanya gangguan dalam proses menelan.”

Dan drooling pada bayi dan balita, ungkap dr. Mulya masih dianggap normal jika ada pertumbuhan gigi, atau ada infeksi pernapasan atas, dan alergi hidung (nasal).

Kalau Anda berpikir bahwa semua bayi yang mengalami drooling bisa dicegah, ternyata tidak. Karena papar dr. Mulya, selain tidak semua bayi mengalami drooling, hal tersebut juga tidak dapat dicegah.

Namun, Anda jangan khawatir karena ungkap dr. Mulya, drooling akan berkurang dengan bertambahnya umur. “Namun, jika ada kelainan perkembangan maka drooling dapat menetap,” tambahnya lagi.





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id