Berikut tips penanganan demam yang tepat sesuai dengan usia anak. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pixabay.com)
Berikut tips penanganan demam yang tepat sesuai dengan usia anak. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pixabay.com)

Kenali Demam pada Anak untuk Penanganan yang Tepat

Rona kesehatan perkembangan anak
12 Februari 2019 15:59
Jakarta: Demam pada anak merupakan salah satu pertanda bahwa tubuhnya sedang melakukan perlawanan terhadap kuman yang menginfeksi.
 
Gangguan kesehatan ringan ini sering kali menyebabkan si kecil kehilangan keceriaannya dan menghambat proses tumbuh kembangnya bila berkelanjutan, khususnya di usia balita.
 
Oleh karena itu, pastikan Anda melakukan penanganan yang tepat serta pemberian obat kepada si kecil. Pasalnya, salah memberikan obat bisa memicu gangguan lambung dan pendarahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga: Beda Gejala Tifus dan Demam Berdarah)
 
Berikut tips penanganan demam yang tepat sesuai dengan usia anak yang dilansir dari BabyCenter.
 
1. Ukur suhu
Pastikan Anda mengukur suhu si kecil dengan termometer. Cara ini, membantu Anda untuk mendapatkan angka yang tepat untuk mengambil langkah penanganan selanjutnya. Seperti diketahui, suhu normal tubuh anak adalah 36,5-37,5 derajat celsius. Jika melebihi 38 derajat celsius, maka anak dinyatakan demam.
 
Kenali Demam pada Anak untuk Penanganan yang Tepat
(Gangguan kesehatan ringan seperti demam sering kali menyebabkan si kecil kehilangan keceriaannya dan menghambat proses tumbuh kembangnya bila berkelanjutan, khususnya di usia balita. Foto: Ilustrasi. Dok. Pixabay.com)
 
2. Suhu 38-38,8 derajat celsius
Jika suhu tubuh masih di bawah 38,8 derajat celsius, pemberian obat demam atau penurun panas tidak dianjutkan. Namun, Anda bisa memberikannya ketika anak terlihat tidak nyaman. Pastikan juga anak selalu mendapatkan banyak cairan dan istirahat.
 
3. Suhu di atas 38,8 derajat celsius
Suhu di atas 38,8 derajat celcius tapi masih di bawah 40 derajat celsius sebaiknya diberikan obat penurun panas. Namun pastikan dosis yang diberikan tepat. Selain memberikan obat, mengompres anak dengan air hangat juga bisa menurunkan suhu.
 
Jangan gunakan air dingin, es, atau alkohol untuk meredakan panas. Dalam artikel yang berjudul "Fever (ages 3 and 4)," dalam laman yang sama disebutkan juga untuk usia tiga sampai empat tahun, tidak dianjurkan memberikan aspirin. "Ini karena adanya risiko sindrom Reye atau penyakit otak yang berbahaya," sebut artikel yang sama lagi.
 
4. Tidak pergi ke sekolah
Jika suhu masih tinggi, pastikan anak Anda tidak pergi ke sekolah. Segara hubungi dokter anak jika demam berlangsung selama lebih dari satu hari dan semakin tinggi. Umumnya, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih mendalam jika suhu tinggi dalam jangka waktu lebih dari dua hari.
 
Segera hubungi dokter juga ketika buah hati Anda mengalami demam yang memicu kejang, mengalami ruam pada kulit, anak dengan risiko infeksi serius, termasuk anak dengan penyakit darah atau gangguan kekebalan tubuh atau anak yang belum menerima imunisasi.
 

Maria Fransiska
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif